LEDAKAN keras mengguncang Masjid Raya Pesona yang berada di Perumahan Pesona Regency, Jember. Ledakan terjadi saat jemaah tengah melaksanakan salat Tarawih pada Senin (16/3) pagi.
Peristiwa itu memicu kepanikan luar biasa dan memaksa aparat kepolisian memperketat pengamanan. Berikut ini sederet fakta terkait insiden itu.
Terjadi saat Rakaat Pertama Salam Ketujuh
Ledakan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Menurut saksi mata, Kholis, suara menggelegar itu muncul saat jemaah sedang berada di rakaat pertama pada salam ketujuh.
Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?
“Kejadiannya tepat saat rakaat pertama di salam ketujuh. Imam tetap melanjutkan salat, sehingga kami para makmum pun ikut bertahan hingga selesai,” kata Kholis, Selasa (17/3/2026).
Titik Ledakan di Tempat Wudu Laki-laki
Berdasarkan hasil pengecekan awal, sumber ledakan berasal dari area fasilitas umum masjid, tepatnya di tempat wudu laki-laki. Di lokasi tersebut terdapat sebuah lemari tak terpakai yang diduga menjadi titik pemicu.
“Ada lemari tidak dipakai yang diduga menjadi sumber ledakan,” ungkap Ketua Takmir Masjid Pesona Raya, Fadil.
Satu Jemaah Dilarikan ke UGD
Meski tidak ada korban jiwa, ledakan ini memakan satu korban luka. Korban dilaporkan mengalami gangguan medis pada pendengarannya akibat dentuman yang sangat keras dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
“Ada korban satu, sekarang ada di UGD. Pendengarannya terganggu akibat ledakan,” tambah Fadil.
Kerusakan Bangunan Cukup Parah
Daya ledak menyebabkan kerusakan fisik pada bangunan masjid. Tembok ventilasi dilaporkan berlubang dengan diameter sekitar satu meter.
Selain itu, plafon, etalase, buku-buku, hingga roster masjid mengalami kerusakan. Polisi juga menemukan adanya kerusakan pada material logam di bagian atap lantai satu.
Kapolda Jatim Pimpin Olah TKP
Baca Juga:Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko TinggiAnwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan Serius
Keseriusan penanganan kasus ini ditunjukkan dengan hadirnya Kapolda Jawa Timur, Irjen Nanang Avianto di lokasi kejadian pada Selasa (17/3) dini hari. Ia memantau langsung proses sterilisasi yang dilakukan oleh tim Penjinak Bom (Jibom) dari Gegana Brimob Polda Jatim.
“Saya minta seluruh anggota berjaga di sekitar lokasi kejadian dan memastikan area tetap aman selama olah TKP dilakukan oleh tim Jibom,” tegas Kapolres Jember, AKBP Bobby A. Condroputra.
