Polisi Temukan Sejumlah Bahan Kimia Usai Olah TKP di Kawasan Masjid Perumahan Pesona Raya Regency Jember

Tampak depan kondisi masjid Raya Pesona, Patrang, Jember, pasca ada ledakan di tempat wudhu laki-laki.
Tampak depan kondisi masjid Raya Pesona, Patrang, Jember, pasca ada ledakan di tempat wudhu laki-laki.
0 Komentar

TIM Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menemukan sejumlah bahan kimia usai olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam peristiwa ledakan yang terjadi di Masjid Raya Pesona. Masjid itu berada di kawasan Perumahan Pesona Raya Regency, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

“Kami perlu melakukan ketelitian dan tidak terburu-buru dalam melakukan penyelidikan agar hasilnya akurat karena ada dugaan bahan-bahan dari zat kimia di lokasi, sehingga proses pengambilan barang bukti memerlukan peralatan khusus, jadi memerlukan ketelitian dan ketepatan,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto dalam konferensi pers, dilansir dari Antara, Selasa, 17 Maret 2026.

Menurutnya, tim gabungan dari Penjinak bom (Jibom), Tim Laboratorium Forensik (Labfor), dan Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) sedang bekerja melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan dalam masjid. Tujuannya untuk melakukan penyelidikan terhadap kejadian tersebut.

Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?

“Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kami tetap dalami untuk mengetahui apa penyebab ledakan itu dan langkah-langkah sesuai prosedur sudah dilakukan,” tuturnya.

Ia menjelaskan polisi sudah mengamankan dan melakukan sterilisasi lokasi ledakan agar tidak didekati warga dengan memasang garis polisi (police line). Kemudian, melakukan olah TKP dengan melibatkan tim gabungan, dan mengumpulkan barang bukti.

Saat ditanya barang bukti apa saja yang diamankan, Nanang enggan menjawab dengan detail karena semua tim masih bekerja untuk menyelidiki penyebab ledakan itu. Namun, semua barang yang berada di sekitar ledakan dijadikan sebagai barang bukti.

“Kami juga sudah memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi yang mengetahui peristiwa ledakan tersebut, bahkan koordinasi dengan instansi termasuk Ketua RT dan RW sudah dilakukan,” ungkapnya.

Ia mengatakan pembuktian ilmiah akan menjawab penyebab ledakan setelah dilakukan pendalaman terhadap penyelidikan kasus tersebut. Pihaknya juga mengamankan rekaman CCTV yang berada di sekitar masjid untuk memberikan petunjuk kepada penyidik.

“Adanya cairan di jerigen masih kami dalami dan dugaan awal ledakan berasal dari lemari besi. Kami belum bisa menyampaikan kapan hasil olah TKP akan keluar, namun Polda Jatim berusaha secepatnya,” ujarnya.

0 Komentar