Hasil Survei Terbaru LPEM FEB Universitas Indonesia: 48 Persen Ekonomi Indonesia Saat Ini Memburuk

Ilustrasi Google Gemini AI
Ilustrasi Google Gemini AI
0 Komentar

Rata-rata respons sebesar -0,55 mencerminkan pasar tenaga kerja yang oleh para ahli secara umum dinilai stagnan namun dengan kekhawatiran yang cukup berarti di baliknya.

“Melemahnya pasar tenaga kerja umumnya menjadi pertanda meningkatnya pengangguran dan terhambatnya pertumbuhan upah, yang menekan pendapatan rumah tangga di seluruh penjuru negeri,” jelas laporan tersebut.

LPEM UI memperingatkan bahwa kombinasi memburuknya kondisi ekonomi dan tingginya inflasi dapat membawa ancaman stagflasi bagi perekonomian Indonesia.

Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?

Adapun, survei ini dilakukan pada 24 Februari hingga 9 Maret 2026 melalui platform daring, melibatkan 85 ekonom dari akademisi, lembaga penelitian, lembaga think tank, sektor swasta, hingga institusi multinasional.

Responden berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan tujuh negara asing, yakni Australia, Inggris, Belanda, Selandia Baru, Singapura, Korea Selatan, dan Tiongkok.

0 Komentar