Hasil Cek Rekaman CCTV Terungkap Rute yang Dilalui Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Serangan terjadi setelah korban merekam podcast di kantor YLBHI dan menyebabkan luka bakar hingga 24 persen. K
Serangan terjadi setelah korban merekam podcast di kantor YLBHI dan menyebabkan luka bakar hingga 24 persen. KontraS menduga aksi ini berkaitan dengan upaya membungkam kritik dari aktivis HAM. (Tangkapan layar CCTV area kejadian)
0 Komentar

POLISI mengungkap rute yang dilalui terduga pelaku penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KonstraS, Andrie Yunus. Polisi mengatakan rute tersebut diketahui dari hasil pengecekan rekaman CCTV di sejumlah titik.

“Para terduga pelaku diduga telah mengikuti pergerakan korban sejak sebelum kejadian. Pergerakan para terduga pelaku terdeteksi melalui beberapa titik kamera pengawas dengan jalur dimulai dari pergerakan para pelaku ini dari wilayah Jakarta Selatan menuju titik kumpul awal di Jalan Medan Merdeka Timur, sekitar Stasiun Gambir,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (16/3/2026).

Iman mengatakan pelaku kemudian menyusuri Jalan Ir H Juanda, Jakarta Pusat. Setelah itu, para pelaku menuju Jalan Medan Merdeka Barat.

Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?

“Dari Jalan Medan Merdeka Barat selanjutnya menuju kawasan Tugu Tani. Jadi kalau mengikut alurnya melingkari Monas menuju kawasan Tugu Tani,” ujar Iman.

Dari kawasan Tugu Tani, para terduga pelaku sempat menuju SPBU yang terdapat di Cikini, Jakarta Pusat. Iman mengatakan para terduga pelaku kemudian menuju kantor YLBHI di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

“Dari YLBHI ini sudah mulai para pelaku ini mengikuti korban ketika korban selesai acara di YLBHI,” ujarnya.

Dia mengatakan Andrie sempat mengisi bahan bakar di SPBU di Jalan Cikini Raya. Sekitar pukul 23.35 WIB, para terduga pelaku terlibat berada di SPBU tersebut.

“Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini. Kemudian, mengikut korban yang bergerak ke Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba I. Saat kejadian pada pukul 23.37 WIB, hari Kamis, 12 Maret 2026, di Jalan Salemba I persimpangan Jalan Talang wilayah Jakarta Pusat, di sana tempat kejadian perkara terjadi,” ujar Iman.

Setelah kejadian, dua motor pelaku kabur ke arah berbeda. Satu motor yang ditumpangi OTK 1 dan 2 melawan arus di Jalan Salemba Raya menuju Senen, menuju Jalan Kramat Raya, Tugu Tani lalu ke arah Stasiun Gondangdia lalu ke Jakarta Selatan.

Sementara itu, satu kendaraan yang ditumpangi OTK 3 dan 4 lanjut melaju lurus ke Jalan Pramuka Sari II ke Matraman lalu lanjut ke Jatinegara, lalu ke Jalan Otto Iskandardinata Jakarta Timur.

0 Komentar