ASDP Indonesia Ferry Sampaikan Permohonan Maaf ke Pemudik yang Terdampak Antrean Panjang di Gilimanuk

Kepadatan kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Bali, Minggu (15/3/2026)(Dokumentasi ASDP)
Kepadatan kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Bali, Minggu (15/3/2026)(Dokumentasi ASDP)
0 Komentar

LONJAKAN arus mudik mulai memicu antrean panjang di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. Kepadatan kendaraan dan penumpang yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa membuat proses layanan penyeberangan menuju Pelabuhan Ketapang mengalami perlambatan.

Menanggapi kondisi tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak antrean panjang di jalur penyeberangan Bali–Jawa.

Sekretaris Perusahaan ASDP Windy Andale mengatakan kepadatan terjadi karena peningkatan signifikan jumlah kendaraan dan penumpang yang menyeberang selama periode arus mudik.

Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?

“ASDP menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami sebagian pengguna jasa selama proses penyeberangan berlangsung,” ujar Windy dilansir Antara, Senin (16/3/2026).

Untuk mengurai antrean yang mengular di Pelabuhan Gilimanuk, ASDP bersama otoritas pelabuhan menerapkan skema percepatan layanan di sisi Jawa.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menerapkan pola operasi khusus di Dermaga III Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Windy menjelaskan sejak 15 Maret 2026 Dermaga III diberlakukan pola penuh tiba–bongkar–berangkat (TBB) bagi kapal bantuan. Melalui skema tersebut, kapal yang datang dari Gilimanuk hanya menurunkan muatan tanpa melakukan proses pemuatan kendaraan dari Banyuwangi.

“Melalui pola penuh TBB ini, kapal yang sandar hanya melakukan proses bongkar muatan kemudian segera kembali ke Gilimanuk. Langkah ini diharapkan mempercepat rotasi kapal sehingga antrean kendaraan dan penumpang bisa lebih cepat terurai,” jelasnya.

ASDP menegaskan akan terus memantau perkembangan arus mudik di lintasan penyeberangan Bali-Jawa. Sejumlah langkah operasional tambahan juga disiapkan guna menjaga kelancaran layanan penyeberangan selama periode mobilitas tinggi menjelang Hari Raya Idulfitri.

0 Komentar