UEA mendapatkan serangan rudal dan drone paling banyak ketimbang negara lain di kawasan Teluk saat ini. Kendati demikian, UEA mampu mencegat semua serangan yang datang dengan sistem pertahanannya.
Sebagian analis meyakini serangan Iran ke berbagai negara tetangganya dimaksudkan untuk memaksimalkan tekanan kepada Presiden AS Donald Trump agar mundur. Kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya memberikan efek kerugian secara ekonomi, namun berisiko terhadap penghentian ekspor minyak sehingga memicu risiko pada perekonomian global.
“Saya perlu menekankan di sini bahwa Iran tidak hanya menyerang pangkalan militer yang belum meluncurkan satu pun rudal dari sana, karena kami telah memperjelas bahwa wilayah kami tidak akan digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Iran,” tutur Al Hashimy.
Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?
“Mereka sebenarnya juga menargetkan infrastruktur sipil, baik itu bandara maupun kapal tanker minyak,” tambahnya.
AS mempunyai pangkalan udara di UEA yang terletak sekitar 30 kilometer dari Abu Dhabi. Pangkalan ini turut menjadi target serangan Iran hingga memicu berbagai maskapai penerbangan internasional membatalkan penerbangan menuju kota itu.
