PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu muncul ke publik untuk pertama kali dalam sebuah konferensi pers di Dubai, Kamis (12/3/2026).
Dalam konpers tersebut, Netanyahu mengecam pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei dan menyebutnya sebagai “boneka Garda Revolusi”.
Di sisi yang lain, Iran menyampaikan pesan dari pemimpin tertinggi mereka. Mojtaba menekankan pentingnya persatuan di tengah perang, dan menyatakan akan terus berjuang melawan AS-Isreal.
Jumpa Pers Pertama Netanyahu Sejak Perang
Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?
Ini merupakan kemunculan pertama Netanyahu sejak perang berkecamuk di wilayah Iran, Israel, dan Timur Tengah. Kemunculan Netanyahu juga membantah isu ia tewas karena rudal.
Berbicara pada Kamis malam dalam sebuah konferensi pers, Netanyahu mengatakan bahwa serangan Israel telah menewaskan ilmuwan nuklir terkemuka Iran.
Ia juga menyebut pemimpin tertinggi Iran yang baru, Ayatollah Mojtaba Khamenei, sebagai “boneka Islamic Revolutionary Guard Corps” yang tidak dapat tampil di depan publik.
Netanyahu juga menyampaikan pesan kepada rakyat Iran dengan mengatakan bahwa momen menuju “jalan baru kebebasan” sudah semakin dekat dan bahwa Israel berdiri di pihak mereka.
“Namun pada akhirnya, itu tergantung pada kalian. Itu ada di tangan kalian,” katanya, dikutip Arab News.
Netanyahu Ancam Bunuh Mojtaba Khamenei
Netanyahu juga mengeluarkan ancaman terselubung untuk membunuh pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba.
Netanyahu mengatakan bahwa Iran “bukan lagi Iran yang sama” setelah hampir dua minggu pertempuran udara oleh AS dan Israel.
Baca Juga:Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko TinggiAnwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan Serius
Berdiri di antara dua bendera Israel dan menjawab pertanyaan melalui sambungan video, Netanyahu bersumpah akan terus menyerang Hezbollah di Lebanon setelah kelompok yang didukung Iran itu melepaskan tembakan pada 2 Maret untuk membalas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran di awal perang.
Ketika ditanya tindakan apa yang mungkin diambil Israel terhadap Mojtaba Khamenei, dan pemimpin Hezbollah, Naim Qassem, Netanyahu mengatakan:
“Saya tidak akan mengeluarkan polis asuransi jiwa bagi para pemimpin organisasi teroris mana pun … Saya tidak bermaksud memberikan pesan yang tepat di sini tentang apa yang kami rencanakan atau apa yang akan kami lakukan,” ujarnya, dikutip Al Arabiya, Kamis (12/3).
