InJourney Airports Ungkap Rute Penerbangan yang Terdampak Konflik Timur Tengah

Wadirut InJourney Airport, Achmad Syahir
Wadirut InJourney Airport, Achmad Syahir
0 Komentar

WAKIL Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports, Acmad Syahrir, mengatakan terdapat sembilan rute penerbangan yang terdampak konflik Timur Tengah.

Rute-rute yang terdampak tersebut merupakan penerbangan yang terhubung dengan penerbangan internasional di kawasan Timur Tengah.

Jika dirinci, terdapat enam rute yang terdampak di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng dan tiga rute lainnya di Bandara I Gusti Nugrah Rai, Bali.

Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?

“Di Soekarno-Hatta ada enam rute yang terdampak dengan total sekitar 26.000 penumpang dan 194 penerbangan. Sementara di Denpasar ada tiga rute dengan sekitar 20.000 penumpang dan 93 penerbangan,” kata Syahrir dalam keterangannya, dikutip Kamis (12/3/2026).

Berdasarkan data InJourney Airports per 28 Februari hingga 10 Maret 2026, maskapai-maskapai yang terdampak letusan perang Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran antara lain, Etihad Airways, Emirates, Saudia, Qatar Airways, Oman Air, Garuda Indonesia, dan Lion Air.

Rute yang terdampak dari Bandara Soekarno-Hatta meliputi penerbangan menuju Abu Dhabi, Doha, Dubai, Jeddah, Muscat, dan Madinah. Sedangkan, di Bandara Ngurah Rai, rute yang terdampak meliputi penerbangan menuju Abu Dhabi, Doha, dan Dubai.

“Ada on-off-nya (buka tutup penerbangan oleh maskapai terdampak). Jadi, pada saat kondisi di sana, di negara tujuan sedang tidak kondusif, otomatis dia off. Jadi, kami di sini juga dalam konteks menyesuaikan, apabila memang dibuka, kami siap melayani. Tapi, kalau di sana di-close, kami tidak bisa melayani,” tambah Syahrir.

InJourney Siapkan Fasilitas Parkir Pesawat Terdampak Konflik AS-Iran

Meski begitu, dengan masih panasnya kondisi geopolitik di Timur Tengah, InJourney telah menyiapkan fasilitas parkir pesawat (parking stands) di sejumlah bandara yang dikelolanya, khususnya di Lombok dan Kertajati untuk maskapai-maskapai internasional terdampak.

Adapun, maskapai yang berpotensi memanfaatkan fasilitas parkir tersebut antara lain Emirates, Etihad Airways dan Qatar Airways.

“Dari Emirates, dari Etihad, dari Qatar akan parkir di bandar-bandar kami karena ada kebutuhan itu. Jadi itu salah satu untuk kontribusi kami juga,” kata Direktur Utama InJourney Airports, Maya Watono.

0 Komentar