Target Militer Iran Bank dan Pusat Ekonomi Milik Amerika Serikat dan Israel di Kawasan Timur Tengah

Khatam al-Anbiya Central Headquarters (X)
Khatam al-Anbiya Central Headquarters (X)
0 Komentar

MILITER Iran menyatakan akan menargetkan bank dan pusat ekonomi milik Amerika Serikat serta Israel di kawasan Timur Tengah. Pernyataan itu disampaikan setelah sebuah bank di Teheran terkena serangan udara pada Selasa (10/3) malam eaktu setempat.

Dilaporkan Middle East Eye, Rabu (11/3), juru bicara Komando Operasi Pusat Militer Iran, Khatam al-Anbiya Central Headquarters, memperingatkan masyarakat di kawasan agar menjauhi fasilitas perbankan AS dan Israel yang berpotensi menjadi sasaran serangan.

“Tadi malam tentara teroris Amerika dan Zionis, setelah gagal mencapai tujuan militer mereka, menargetkan salah satu bank di negara kami,” katanya.

Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?

“Masyarakat di kawasan sebaiknya tidak berada dalam radius satu kilometer dari bank-bank tersebut,” ujar juru bicara tersebut.

Sebelumnya, terjadi serangan terhadap fasilitas perbankan Iran. Menurut kantor berita Mehr News Agency, serangan udara terhadap bank Iran di Teheran tersebut menghantam gedung administrasi yang terkait dengan Bank Sepah, salah satu bank milik negara terbesar di Iran.

Serangan itu dilaporkan menewaskan sejumlah pegawai meski jumlah pasti korban belum diumumkan. Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) juga menyatakan akan meluncurkan serangan rudal besar ke Israel. Menurut IRGC, serangan itu akan menjadi yang paling besar sejak perang pecah pada 28 Februari.

“Perang tidak akan berhenti sampai ancaman dihilangkan atau musuh menyerah sepenuhnya,” demikian pernyataan IRGC.

Di pihak Israel, layanan darurat nasional melaporkan 29 orang terluka akibat kepanikan saat warga berusaha menyelamatkan diri ketika serangan Iran terjadi pada Selasa malam.

Ketegangan juga meluas ke negara-negara Teluk. Dua drone dilaporkan ditembak jatuh di sekitar bandara Dubai di Uni Emirat Arab, yang menyebabkan empat orang terluka.

Serangan drone juga terjadi di sejumlah negara kawasan. Delapan drone dilaporkan ditembak jatuh di Kuwait sedangkan dua drone yang menuju ladang minyak Shaybah Oil Field di timur Arab Saudi berhasil dicegat. Upaya serangan rudal juga dilaporkan berhasil digagalkan di Qatar.

Baca Juga:Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko TinggiAnwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan Serius

Di Irak, sebuah drone dilaporkan menghantam fasilitas diplomatik AS di dekat bandara Baghdad. Menurut laporan, enam drone diluncurkan ke pusat dukungan diplomatik yang berada di dekat pangkalan militer Irak. Satu drone dilaporkan mengenai fasilitas tersebut sedangkan lima lainnya berhasil dicegat sebelum mencapai target.

0 Komentar