PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026) malam. Kehadiran para menteri, pimpinan lembaga negara, hingga tokoh agama dalam agenda kenegaraan ini menjadi momentum pemerintah memperkuat kebersamaan spiritual bangsa.
Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menilai kegiatan ini merupakan sarana strategis bagi seluruh elemen bangsa untuk meningkatkan ikatan batin.
Ia berharap momentum di penghujung Ramadhan ini dapat menjadi sarana mempererat persatuan nasional.
Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?
“Nuzulul Quran sebagai momentum kenegaraan untuk memperingati turunnya wahyu Alquran di bulan suci yang penuh keberkahan dan penuh hidayah ini. 10 hari terakhir kita gunakan betul untuk menyambungkan kebersamaan spiritual bangsa lewat Nuzulul Quran,” ujar Cak Imin di Kompleks Istana Kepresidenan.
Dalam kesempatan yang sama, Menko Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan bahwa peringatan ini adalah pengingat agar nilai agama diterapkan dalam kehidupan bernegara.
Menurutnya, membumikan Al-Qur’an sangat penting bagi tatanan masyarakat.
“Ini sangat baik untuk selalu menjadi pengingat kita. Pertama kali Allah Swt menurunkan wahyunya. Kita semua diminta untuk terus membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kehidupan masyarakat,” kata AHY di Kompleks Istana Kepresidenan.
Agenda kenegaraan ini juga menghadirkan 30 anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial. Acara diisi dengan tilawah oleh qari nasional M. Fauzi Ridwan serta tausiah utama oleh cendekiawan muslim Quraish Shihab yang hadir didampingi istrinya, Fatmawati Assegaf.
Saat dimintai keterangan terkait materi tausiahnya, Quraish memberikan jawaban singkat.
“Nanti didengar saja. Tentang damai, biar damai dunia,” tuturnya ditemui di Istana Kepresidenan.
Para tamu undangan mulai memadati lokasi acara sejak pukul 18.50 WIB. Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Menko PMK Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko Hukum dan Imipas Yusril Ihza Mahendra, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menko Infrastruktur dan Kewilayahan AHY, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Menkomdigi Meutya Hafid.
Selain itu, terlihat pula Ketua KPK Setyo Budiyanto, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamuddin, Kepala BPOM Taruna Ikrar, Kepala BRIN Arif Satria, hingga Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.
