Energi Jadi Pengungkit dalam Ekonomi Perang
Selat Hormuz tetap menjadi salah satu titik rawan paling penting di dunia untuk pengiriman minyak dan gas. Mengutip laporan BBC, Iran tidak perlu menutup jalur air di kawasan Teluk itu sepenuhnya. Bahkan ancaman dan gangguan terbatas saja telah mendorong harga minyak dunia naik dan jika berlanjut kondisi ini dapat meningkatkan tekanan internasional untuk deeskalasi konflik.
Dalam hal ini, eskalasi menjadi alat bukan untuk mengalahkan lawan Iran secara militer, tetapi untuk meningkatkan biaya melanjutkan perang. Serangan rudal dan drone terhadap negara-negara tetangga Iran seperti Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Oman, dan Irak disebut tampak dirancang sebagai kode keras bahwa menampung pasukan militer AS dapat membawa risiko tinggi bagi negara tersebut.
Dengan serangan rudal dan drone ke negara-negara tetangga, Iran kemungkinan mendorong para pemimpin negara tersebut untuk menekan Washington agar membatasi atau menghentikan operasi militernya. Namun, di sisi lain, meluasnya serangan ini dapat meningkatkan risiko permusuhan Iran dengan negara-negara Teluk alias negara tetangganya, dan sekaligus mendorong negara-negara ini lebih condong mendukung kubu AS-Israel.
