Serangan Drone dan Rudal Iran ke Tel Aviv Picu Spekulasi: Benarkah Benjamin Netanyahu Tewas atau Terluka?

Benjamin Netanyahu
Benjamin Netanyahu
0 Komentar

“Beberapa saat yang lalu, IDF mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Negara Israel. Sistem pertahanan beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut,” tulis IDF dalam pernyataannya.

Beberapa jam setelah pengumuman IRGC terkait serangan ke kantor PM Israel, Benjamin Netanyahu tampil di muka publik. Menukil India Today, Netanyahu muncul di lokasi serangan rudal Iran di Beit Shemesh.

Di lokasi penyerangan itu, Netanyahu menyebut bahwa serangan AS-Israel ke Iran adalah upaya untuk menghilangkan ancaman eksistensial. Ia juga mengatakan Iran telah menembaki warga sipil, sementara pihaknya membela warga sipil.

Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi

“Rezim teror Iran menembaki warga sipil, dan kami menembak rezim teror untuk membela warga sipil. Itu adalah perbedaan yang besar,” katanya.

Sementara itu, dikutip dari Xinhua, kantor Netanyahu di Tel Aviv dilaporkan baik-baik saja pada Senin. Pengamatan lapangan yang dilakukan media Cina itu menyebut tak ada tanda-tanda serangan di kantor tersebut.

Saksi mata yang disebut tinggal di dekat kantor PM Israel juga menyebut bahwa tidak ada tanda-tanda serangan. Walaupun, sirene tanda serangan sempat dibunyikan.

Pengamatan wartawan Xinhua di sana juga menyatakan bahwa tidak ada kehadiran personel militer, pasukan polisi, atau petugas tanggap darurat di luar kompleks kantor Netanyahu itu.

Pihak kantor PM Israel belum memberikan komentar terkait hal ini, namun sejumlah analis menilai bahwa keabsahan kabar penyerangan kantor PM Israel perlu dipertanyakan. Amit Segal, analis untuk Channel 12 News Israel, menilai bahwa kabar tersebut adalah palsu.

Sementara itu, saling balas serangan antara AS-Israel dan Iran masih berlangsung. Jatuhnya korban jiwa telah dikonfirmasi oleh kedua belah pihak.

Menurut Palang Merah Iran, setidaknya 555 orang Iran tewas akibat serangan AS-Israel. Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, juga dilaporkan tewas dalam serangan.

Baca Juga:Anwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan SeriusSurat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari Gaza

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengeklaim kematian tiga prajurit AS. Israel di sisi lain telah mengonfirmasi setidaknya 10 orang tewas dan ratusan lain terluka

Dalam rilis Kompas, Kantor Perdana Menteri Israel membantah tegas klaim yang menyebut adanya serangan udara dari Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) terhadap kantor Benjamin Netanyahu. Pihak Netanyahu bahkan menyebut kabar tersebut sebagai berita bohong, tidak ada laporan dampak rudal di Yerusalem dan kantor perdana menteri dilaporkan tetap utuh.

0 Komentar