Langkah Berani Australia Berikan Visa Kemanusiaan 5 Atlet Sepak Bola Wanita Asal Iran

Mendagri Australia Tony Burke bersama anggota tim sepak bola wanita asal Iran yang menerima suaka. (Foto: Dok.
Mendagri Australia Tony Burke bersama anggota tim sepak bola wanita asal Iran yang menerima suaka. (Kemdagri Australia)
0 Komentar

PEMERINTAH Australia resmi mengambil langkah berani dengan memberikan visa kemanusiaan kepada lima atlet sepak bola wanita asal Iran. Keputusan ini diambil di tengah kekhawatiran luar biasa akan keselamatan para atlet tersebut jika dipaksa kembali ke tanah air mereka pasca-tersingkir dari ajang Asian Cup.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menegaskan bahwa pemberian suaka ini merupakan bentuk respons kemanusiaan atas keberanian para atlet tersebut.

“Warga Australia tersentuh dengan nasib para wanita pemberani ini. Mereka kini aman di sini dan harus merasa Australia sebagai rumah mereka sendiri,” ujar Albanese dalam konferensi pers di Canberra, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi

Langkah penyelamatan diplomatik ini dipicu oleh aksi protes para atlet dalam pertandingan pertama mereka di Asian Cup yang berlangsung di Negeri Kanguru. Saat itu, para pemain enggan menyanyikan lagu kebangsaan Iran, sebuah tindakan simbolis yang diyakini bakal berujung hukuman berat dari rezim Teheran jika mereka pulang.

Menariknya, isu ini sempat memantik perhatian global hingga menyeret nama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Melalui media sosial, Trump menjadi salah satu tokoh yang paling vokal mendesak Canberra untuk segera melakukan ‘intervensi’.

Trump bahkan sempat memperingatkan Australia bahwa membiarkan para atlet itu pulang ke Iran adalah sebuah kesalahan kemanusiaan yang besar.

Albanese mengonfirmasi bahwa dirinya telah melakukan diskusi positif melalui sambungan telepon dengan Donald Trump pada Selasa pagi untuk membahas situasi krusial ini. Tak lama setelah keputusan visa kemanusiaan itu diumumkan, Trump langsung mengapresiasi langkah tegas Albanese melalui unggahan terbarunya di media sosial.

Meski lima pemain telah aman, nasib anggota tim Iran lainnya masih menjadi tanda tanya. Albanese menyatakan bahwa Australia siap mengulurkan tangan bagi anggota tim lainnya yang merasa terancam, namun ia mengakui situasinya sangat rumit.

“Keputusan akhir tetap berada di tangan mereka masing-masing, tetapi kami siap membantu,” ucap Albanese.

Kini, kelima pesepak bola tersebut memulai babak baru kehidupan mereka di bawah perlindungan hukum Australia, jauh dari bayang-bayang intimidasi politik.

0 Komentar