Prabowo Paparkan Sikap Indonesia Terkait Perang Amerika Serikat-Israel Lawan Iran: Kita Non Blok

Presiden Prabowo Subianto (SinPo.id/YouTube Setpres)
Presiden Prabowo Subianto (SinPo.id/YouTube Setpres)
0 Komentar

PRESIDEN Prabowo Subianto menjelaskan sikap Indonesia terhadap perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Prabowo mengatakan Indonesia sudah berada di jalur yang tepat karena tidak memihak kedua kubu yang berperang di Timur Tengah tersebut.

Ia mengatakan perang saat ini terjadi di hampir semua kawasan dunia.

“Terutama di kawasan Timur Tengah. Beberapa saat yang lalu kami menyadari ada perang besar di Eropa, di Ukraina. Sekarang hampir seluruh Timur Tengah terkena,” kata Ketua Umum Partai Gerindra ini saat mengunjungi Provinsi Aceh, pada Senin, 9 Maret 2026, seperti disiarkan oleh Sekretariat Presiden.

Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi

Menurut Prabowo, eskalasi perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran telah mempengaruhi hampir seluruh wilayah Timur Tengah. Meski Indonesia secara geografis berada jauh dari wilayah tersebut, kata Prabowo, dampaknya tetap terasa sampai ke Tanah Air.

“Bumi kita sudah menjadi sesungguhnya kecil, apa yang terjadi di satu kawasan akan mempengaruhi kawasan-kawasan lain,” kata dia.

Ia mengatakan Indonesia sudah bersikap benar dengan tidak memihak siapapun. “Bangsa dan negara kita berada dalam jalur yang sudah benar. Kita berada di jalur tidak memihak. Kita selalu berada di jalur bebas aktif, nonblok,” ucapnya.

Prabowo mengatakan Indonesia menghormati semua negara. “Kami tidak ingin ikut blok manapun. Kami menghormati semua kekuatan. Kami menghormati semua negara. Itulah Indonesia,” katanya.

Situasi di kawasan Timur Tengah semakin memanas setelah militer Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran, pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut menewaskan sejumlah pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dan beberapa orang keluarganya. Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas Amerika Serikat yang berada di kawasan Timur Tengah.

Dalam merespons peperangan itu, Presiden Prabowo sempat menawarkan diri sebagai mediator meredakan eskalasi di kawasan Timur Tengah. “Hal tersebut tentunya konsisten dengan prinsip bebas aktif untuk terus mendorong penyelesaian damai dan mencegah luasnya konflik,” kata juru bicara Kememterian Luar Negeri Yvonne Mewengkang dalam jumpa pers di Jakarta, pada Jumat, 6 Maret 2026.

0 Komentar