Menurut Bellingcat, rudal Tomahawk memiliki bentuk, pola penerbangan, serta karakteristik ledakan yang khas. Analisis mereka menemukan kesamaan dengan rekaman serangan lain di wilayah Minab yang sebelumnya diklaim sebagai bagian dari operasi militer Amerika Serikat.
Investigasi lebih lanjut menunjukkan bahwa Sekolah Shajareh Tayyebeh berada cukup dekat dengan fasilitas militer Iran. Sekolah tersebut berjarak sekitar 600 meter dari kompleks Angkatan Laut IRGC (Islamic Revolutionary Guard Corps) yang dikenal sebagai Sayyid al-Shuhada.
Citra satelit dari Planet Labs memperlihatkan kerusakan presisi di beberapa titik, termasuk bangunan sekolah, fasilitas medis, serta area bunker militer di sekitarnya.
Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi
Sejumlah media internasional seperti The New York Times, CNN, dan Reuters juga melaporkan bahwa serangan tersebut kemungkinan merupakan bagian dari operasi militer yang menargetkan fasilitas IRGC. Namun kedekatan lokasi dengan area sipil membuat dampaknya sangat fatal bagi warga sekitar.
Pemerintah Iran mengecam keras insiden ini dan menyebutnya sebagai pembantaian terhadap warga sipil. Teheran menuntut pertanggungjawaban internasional dan meminta penyelidikan independen terhadap serangan tersebut.
Sementara itu, organisasi hak asasi manusia dan lembaga internasional juga menyerukan investigasi lebih lanjut. Perserikatan Bangsa-Bangsa serta kelompok seperti Human Rights Watch meminta klarifikasi mengenai apakah serangan tersebut melanggar hukum humaniter internasional.
