Apa Sebab Mojtaba Khamenei Tak Disukai Amerika Serikat? Ini Sosok Putra Ayatollah Ali Khamenei

Mojtaba Khamenei
Mojtaba Khamenei
0 Komentar

Pada 2024, sebuah video yang memperlihatkan Mojtaba mengumumkan penghentian kelas fiqih yang ia ajarkan di Qom sempat viral dan memicu spekulasi luas mengenai alasan di balik keputusan tersebut.

Kontroversi dan Jalur Menuju Kekuasaan

Secara fisik, Mojtaba memiliki kemiripan yang kuat dengan ayahnya. Ia juga mengenakan sorban hitam yang menandakan bahwa keluarganya merupakan sayyed, yakni keturunan Nabi Muhammad.

Namun para pengkritik menilai ia tidak memiliki kredensial keagamaan yang cukup untuk menjadi pemimpin tertinggi. Gelar Hojjatoleslam yang ia miliki berada satu tingkat di bawah Ayatollah, gelar yang dimiliki ayahnya serta Ayatollah Ruhollah Khomeini, pendiri Republik Islam Iran.

Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi

Meski demikian, namanya tetap menjadi kandidat kuat dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah kandidat lain yang dianggap potensial, mantan Presiden Ebrahim Raisi, meninggal dalam kecelakaan helikopter pada 2024.

Sebuah informasi diplomatik AS yang ditulis pada 2007 dan kemudian dipublikasikan oleh WikiLeaks bahkan menyebut Mojtaba sebagai salah satu jalur untuk menjangkau Ali Khamenei.

Ia juga diyakini banyak pihak berperan dalam naiknya tokoh garis keras Mahmoud Ahmadinejad yang terpilih sebagai presiden pada 2005.

Mojtaba kembali mendukung Ahmadinejad pada pemilu 2009 ketika presiden tersebut memenangkan masa jabatan kedua dalam pemilihan yang diperselisihkan dan memicu protes besar antipemerintah.

Demonstrasi tersebut kemudian dibubarkan secara keras oleh milisi Basij dan aparat keamanan lainnya.

Ulama moderat Mehdi Karroubi yang ikut mencalonkan diri dalam pemilu itu sempat menulis surat kepada Ali Khamenei, memprotes dugaan keterlibatan Mojtaba dalam mendukung Ahmadinejad. Namun tuduhan tersebut dibantah oleh Khamenei.

Dalam perkembangan terbaru, keluarga Mojtaba juga terdampak langsung oleh konflik yang sedang berlangsung. Istrinya dilaporkan tewas dalam serangan udara pada Sabtu lalu.

Baca Juga:Anwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan SeriusSurat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari Gaza

Sang istri merupakan putri dari tokoh garis keras terkemuka Iran sekaligus mantan ketua parlemen, Gholamali Haddadadel.

0 Komentar