INSIDEN mengejutkan mewarnai penerbangan maskapai Garuda Indonesia rute penerbangan Jakarta menuju Pekanbaru. Pesawat pelat merah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan fisik, di mana moncong pesawat (radome) bagian kiri tampak penyok usai mendarat di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Pekanbaru, Sabtu (7/3/2026) sore.
Kondisi janggal pada bagian depan pesawat ini justru pertama kali disadari oleh sejumlah penumpang. Mereka mengaku terkejut saat melihat kepala pesawat yang sudah dalam kondisi penyok dari area terminal kedatangan setelah proses debarkasi selesai.
“Tadi sempat kaget, pas lihat ke luar ternyata kepala pesawatnya sudah dalam kondisi penyok. Untung kita selamat,” ungkap salah seorang penumpang dikutip dari Goriau.
Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi
Menurut kesaksian penumpang tersebut, tidak ada suara benturan keras atau hal mencurigakan yang terdengar selama penerbangan berlangsung. Namun, ia mencatat bahwa pesawat memang sempat mengalami guncangan akibat turbulensi sesaat sebelum melakukan pendaratan (landing).
Menanggapi insiden ini, pihak otoritas bandara segera memberikan konfirmasi. General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, membenarkan adanya kerusakan yang teridentifikasi sesaat setelah pesawat mendarat dengan selamat pada pukul 17.15 WIB.
“Kerusakan terjadi pada radome (hidung pesawat) sisi kiri pesawat. Setelah mendarat, inspeksi visual oleh teknisi dan kru pesawat menunjukkan bahwa radome mengalami kerusakan cukup berat,” jelas Achmad dalam keterangan resminya, Minggu (8/3/2026).
Meskipun pesawat berhasil mendarat tanpa insiden lanjutan, penyebab pasti penyoknya moncong pesawat ini masih menjadi misteri. Saat ini, tim teknisi bersama kru penerbangan terkait tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui faktor utama pemicu kerusakan tersebut.
Akibat kerusakan yang membutuhkan perbaikan dan pemeriksaan menyeluruh, operasional armada tersebut harus dihentikan sementara. Jadwal penerbangan Garuda Indonesia lanjutan dari Pekanbaru menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, terpaksa dibatalkan.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan, pihak maskapai langsung melakukan mitigasi dengan mengalihkan penumpang yang terdampak. Sebanyak 30 penumpang akhirnya dialihkan (endorse) menggunakan penerbangan maskapai Citilink dan telah berhasil diberangkatkan menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 19.12 WIB di hari yang sama.
