Hasil Survei: Mayoritas Responden di Spanyol, Italia, Jerman dan Inggris Tolak Serangan AS-Israel ke Iran

Orang-orang berkumpul di Place de la Republique (Alun-alun Republik) untuk memprotes perang di Timur Tengah da
Orang-orang berkumpul di Place de la Republique (Alun-alun Republik) untuk memprotes perang di Timur Tengah dan menyatakan solidaritas dengan Lebanon, Gaza, dan Iran di Paris, Prancis pada 6 Maret 2026. (Mohamad Salaheldin Abdelg Alsayed/AA)
0 Komentar

SEJUMLAH survei opini publik di Eropa menunjukkan mayoritas penduduk di beberapa negara menentang serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.

Berdasarkan hasil jajak pendapat yang dirilis pada Jumat (6/3/2026), mayoritas responden di Spanyol, Italia, Jerman, dan Inggris menolak intervensi militer dan mendukung sikap hati-hati atau netral pemerintah masing-masing.

Di Spanyol, survei cepat oleh lembaga riset 40dB untuk surat kabar El Pais dan radio Cadena SER mendapati sekitar 68 persen responden menolak serangan AS-Israel terhadap Iran.

Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi

Survei itu juga menunjukkan 57 persen responden mendukung keputusan Spanyol untuk tidak memberikan dukungan militer kepada AS dan Israel, sementara 53 persen berpendapat AS seharusnya tidak diizinkan menggunakan pangkalan militer di Spanyol dalam konflik tersebut.

Sekitar 42 persen responden menyatakan setuju dengan cara Perdana Menteri Pedro Sanchez menangani krisis, sementara hampir 80 persen mengatakan mereka mengikuti dengan cermat perkembangan konflik itu dan mengaku khawatir.

Di Italia, tren serupa juga terlihat berdasarkan survei oleh perusahaan riset YouTrend untuk televisi Sky TG24. Hasil survei menunjukkan 56 persen responden menentang intervensi militer AS-Israel terhadap Iran.

Mayoritas pemilih sayap kanan-tengah mendukung langkah militer (57 persen), tetapi gelombang penolakan masif datang dari pemilih sayap kiri-tengah yang mencapai hampir 80 persen.

Sekitar 48 persen responden berpendapat pemerintah Italia seharusnya tetap netral dan berperan sebagai mediator di antara pihak-pihak yang bertikai, sementara 29 persen menyatakan pemerintah perlu mengecam serangan itu dan segera menyerukan gencatan senjata.

Di Jerman, survei opini publik terbaru yang dipublikasikan oleh lembaga penyiaran publik ARD juga menunjukkan rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap AS dan Israel.

Menurut survei tersebut, 58 persen responden menilai perang yang dilancarkan AS-Israel terhadap Iran tidak dapat dibenarkan.

Baca Juga:Anwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan SeriusSurat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari Gaza

Sekitar 75 persen responden mengatakan mereka khawatir konflik tersebut dapat meluas ke negara lain, sementara tingkat kepercayaan terhadap AS turun menjadi 15 persen, terendah dalam 20 tahun terakhir.

Survei itu juga menunjukkan hanya 17 persen responden yang menganggap Israel sebagai mitra yang dapat diandalkan, sementara 85 persen berpendapat politik global semakin didominasi oleh sistem di mana “kekuatan menentukan kebenaran.”

0 Komentar