Madrid-Washington Tegang, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez Tolak Terlibat Operasi Militer AS-Israel

Pedro Sanchez (AFP)
Pedro Sanchez (AFP)
0 Komentar

“Posisi pemerintah Spanyol bisa ditegaskan dalam empat kata: Tidak untuk perang (No a la guerra),” tegas Sanchez.

Sánchez menegaskan bahwa Spanyol tidak akan bisa “dibeli” atau ditekan melalui ancaman ekonomi. Dalam pidato nasionalnya, ia menyatakan bahwa Spanyol tidak akan menjadi kaki tangan dalam tindakan yang dianggap “buruk bagi dunia” hanya karena takut akan balasan atau pembalasan ekonomi dari negara sekutunya.

PM Sánchez juga memberikan tanggapan menohok terkait standar ganda dalam kebijakan luar negeri. Ia membandingkan konsistensi Spanyol dalam mengutuk agresi di berbagai belahan dunia—mulai dari Ukraina, Jalur Gaza, hingga sekarang Iran.

Baca Juga:Anwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan SeriusSurat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari Gaza

Baginya, martabat moral sebuah bangsa lebih tinggi daripada keuntungan perdagangan sementara. Ia bahkan secara implisit menyentil retorika Washington dengan menyatakan bahwa “satu tindakan ilegal tidak bisa dibalas dengan tindakan ilegal lainnya.”

Ketegangan ini membawa hubungan bilateral kedua negara ke titik terendah dalam beberapa dekade. Amerika Serikat, melalui Gedung Putih, sempat mengklaim bahwa Spanyol telah melunak dan setuju bekerja sama, namun klaim ini langsung dibantah mentah-mentah oleh Madrid dalam hitungan jam.

Meskipun diancam dengan embargo perdagangan yang dapat mengganggu ekspor produk farmasi, minyak zaitun, dan energi, Spanyol tetap berdiri pada posisinya. Langkah ini pun mendapat dukungan dari beberapa pemimpin Eropa lainnya dan pujian dari Teheran, yang menganggap Spanyol sebagai “suara hati nurani” di dunia Barat yang masih berani menjunjung tinggi etika di atas kepentingan militerisme.

Dengan pemilihan umum Spanyol yang semakin dekat, kebijakan Sánchez ini juga mencerminkan sentimen domestik warga Spanyol yang secara historis memang sangat kontra terhadap keterlibatan militer dalam konflik-konflik besar di Timur Tengah.

0 Komentar