SEBUAH insiden mewarnai sidang Subkomite Angkatan Bersenjata di Senat Amerika Serikat. Seorang mantan marinir bernama Brian McGinnis membuat kegaduhan. Ia kemudian dipaksa keluar ruangan sambil meneriakkan jika AS tidak ingin bertempur untuk Israel.
Sidang Subkomite Angkatan Bersenjata di Senat AS berlangsung pada Rabu, 4 Maret 2026. Brian McGinnis berada di ruangan tersebut mengenakan seragam US Army.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat McGinnis diusir oleh polisi Capitol namun ia berusaha untuk tetap berada di ruangan dengan memegang erat daun pintu.
Kronologi Mantan Marinir AS Protes di Senat
Baca Juga:Anwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan SeriusSurat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari Gaza
Pada Rabu, 4 Maret 2026, mantan Marinir Brian McGinnis, yang diketahui juga merupakan calon Senat dari Partai Hijau di North Carolina, menghadiri sidang Subkomite Angkatan Bersenjata di Senat AS.
Sidang ini menghadirkan pejabat militer senior yang memberikan kesaksian mengenai kesiapan militer. Sekitar 30 menit setelah sidang dimulai, McGinnis mulai berteriak, menyampaikan protesnya terhadap perang AS dan Israel melawan Iran.
“America does not want to send its sons and daughters to war for Israel! (Amerika tidak ingin mengirim anak laki-laki dan anak perempuan mereka ke peperangan untuk Israel!),” teriak McGinnis dikutip CBS News.
“Israel is the reason for this war (Israel adalah alasan dari perang ini),” ucapnya lantang.
Akibat aksinya ini, para petugas Capitol Police berusaha mengeluarkan McGinnis dari ruangan. Hal ini dilakukan karena McGinnis dianggap mengganggu jalannya sidang.
Saat proses pengusiran, McGinnis terlihat berusaha melawan dan tangannya tersangkut di antara pintu dan kusen. Senator Tim Sheehy ikut turun dari tempat duduknya untuk membantu petugas menarik McGinnis keluar.
Selama upaya itu, muncul tuduhan bahwa Sheehy melukai tangan kiri McGinnis, yang kemudian dilaporkan mengalami patah lengan.
Baca Juga:Penemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada TerbelahBareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar Modal
Setelah berhasil dikeluarkan dari ruangan, McGinnis dibawa oleh petugas ke luar dan akhirnya ditahan. Ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Universitas George Washington.
Capitol Police menyatakan McGinnis menghadapi beberapa tuduhan hukum, termasuk menyerang petugas, melawan penangkapan, dan menghalangi jalannya sidang.
