Pada saat memimpin Iran, Ahmadinejad kerap berkonfrontasi langsung dengan Israel. Pada 2005 ketika baru saja memimpin Iran, pernyataannya pertama di forum internasional adalah ‘akan menghapus Zionis Israel dari peta dunia’.
Dan selama menjadi Presiden Iran, Ahmadinejad kerap menyampaikan kepada seluruh dunia tentang kebohongan sejarah Yahudi, termasuk kebohongan tentang adanya peristiwa Holocaust di masa Perang Dunia II.
Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026), dengan suara ledakan terdengar di ibu kota Teheran dan sejumlah kota lain, termasuk Qom, Isfahan, Kermanshah, dan Karaj.
Baca Juga:Anwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan SeriusMantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Tewas dalam Serangan Militer Amerika Serikat-Israel
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan serangan terhadap Iran, dengan mengatakan bahwa ia baru saja memulai operasi militer berskala besar di Iran.
Trump menambahkan, “Tujuan kami adalah melindungi rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman yang akan datang dari rezim Iran.”
Presiden AS mengatakan, “Rezim Iran adalah kelompok jahat yang terdiri dari orang-orang kejam dan buruk… Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.”
Menteri Pertahanan Israel mengatakan bahwa Tel Aviv telah melancarkan serangan kedua terhadap Iran, dan seorang pejabat Amerika Serikat mengkonfirmasi kepada Al Jazeera bahwa pasukan Amerika Serikat turut serta dalam serangan tersebut, yang diperkirakan akan berskala besar dan tidak terbatas pada serangan terbatas.
Kantor berita Iran melaporkan bahwa beberapa ledakan terdengar di ibu kota Iran, Teheran, dan laporan berita Iran menyebutkan bahwa ledakan lain terjadi di kota Qom, Isfahan, Kermanshah, dan Karaj.
Dia menambahkan bahwa ledakan baru terdengar di Isfahan.
Jaringan berita Amerika Serikat CNN mengutip dua sumber yang mengatakan bahwa militer AS berencana untuk melanjutkan serangan selama beberapa hari.
Radio militer Israel mengutip sumber militer yang mengatakan bahwa sebagian dari serangan pertama terhadap Iran menargetkan tokoh-tokoh penting dan dampaknya sedang diverifikasi.
Baca Juga:Penemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada TerbelahBareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar Modal
Kantor berita Iran Mehr melaporkan bahwa layanan seluler terputus di beberapa wilayah di ibu kota Teheran.
Saluran 12 Israel mengutip sumber yang mengatakan bahwa puluhan target milik rezim di Iran telah menjadi sasaran.
Pemerintah Israel mengumumkan penutupan sekolah-sekolah di Israel dan melarang pertemuan publik serta mengimbau warga Israel untuk bekerja dari rumah.
