Rangkuman Fakta Terkait Operasi Tangkap Tangan KPK di Pekalongan

Seorang wartawan memotret pintu ruangan Bupati Pekalongan yang telah disegel oleh KPK di Kantor Pemda Kabupate
Seorang wartawan memotret pintu ruangan Bupati Pekalongan yang telah disegel oleh KPK di Kantor Pemda Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). Penyegelan ruang tersebut terkait operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang dilakukan KPK pada Selasa (3/3). (Antara)
0 Komentar

KPK melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) di Pekalongan, Jawa Tengah. Salah satu yang terjerat yakni Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

Saat OTT berlangsung, penyidik menyegel tiga ruangan. Di antaranya kantor Bupati Pekalongan dan kantor Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pekalongan.

Sementara untuk kantor Wakil Bupati tidak tampak disegel. Dilansir detikJateng, Selasa (3/3/2026), sejumlah perkantoran di Gedung Setda Kabupaten Pekalongan tampak tertutup. Di depan pintu, terdapat kertas warna putih dan merah, yang bertuliskan ‘DALAM PENGAWASAN KPK’.

Baca Juga:Anwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan SeriusSurat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari Gaza

Tim KPK juga menyegel ruangan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pemkab Lamongan. Ruang Kepala Dinas setempat mengalami hal yang sama.

delik merangkum enam hal terkait OTT di Pekalongan:

OTT di Semarang

KPK mengungkap lokasi penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama orang kepercayaan dan ajudannya saat OTT. KPK menyebutkan mereka ditangkap di Semarang.

“Para pihak diamankan di wilayah Semarang,” terang jubir KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026).

Budi menjelaskan, ketiganya ditangkap pada Selasa (3/3) dini hari. Mereka langsung dibawa ke Jakarta untuk diperiksa di gedung Merah Putih KPK.

“Pada pagi hari ini ketiga pihak dimaksud langsung dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutur Budi.

KPK mengatakan Fadia ditangkap bersama dua pihak lainnya, yakni orang kepercayaan dan ajudan.

“Tim mengamankan sejumlah tiga orang, salah satunya adalah Bupati Pekalongan dan dua pihak lainnya yang merupakan orang kepercayaan dan juga ajudan dari Bupati,” kata Budi.

Sedang Diperiksa di KPK

Baca Juga:Penemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada TerbelahBareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar Modal

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sudah berada di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, bersama orang kepercayaan dan ajudannya yang ikut terjaring dalam OTT di Semarang. Ketiganya pun langsung diperiksa.

“Pada pagi hari ini ketiga pihak dimaksud langsung dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sampai di Gedung KPK Merah Putih sekitar pukul 10.22 WIB,” ungkap Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026).

Budi mengatakan penyidik KPK sampai saat ini masih berada di Pekalongan. Tim KPK secara bersamaan turut memeriksa sejumlah pihak di sana.

0 Komentar