Serangan Drone Iran Sasar Situs Kilang Minyak Ras Tanura Milik Aramco di Arab Saudi

Drone Iran Hantam Kilang Minyak Terbesar di Arab Saudi. (Foto: X)
Drone Iran Hantam Kilang Minyak Terbesar di Arab Saudi. (Foto: X)
0 Komentar

SERANGAN drone Iran menargetkan situs kilang minyak Ras Tanura milik Aramco di Arab Saudi di tengah rentetan gempuran balasan Teheran ke fasilitas militer Amerika Serikat di sejumlah negara Arab.

Serangan drone itu memicu kebakaran di sejumlah titik kompleks Ras Tanura yang terletak di pesisir Teluk Arab dan menjadi salah satu kilang terbesar di Timur Tengah itu. Ras Tanura menghasilkan 550 ribu barel minyak setiap harinya dan menjadi terminal ekspor utama minyak mentah Saudi.

Menurut sumber Saudi kepada Reuters, kilang Ras Tanura pun ditutup sebagai langkah pencegahan meski situasi kini telah terkendali.

Baca Juga:Anwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan SeriusSurat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari Gaza

Juru bicara Kementerian Pertahanan Saudi kepada Al Arabiya TV menuturkan dua drone yang mengarah ke Ras Tanura berhasil dicegat sebelum jatuh. Namun, puing-puing pencegatan itu menyebabkan kebakaran terbatas di kompleks kilang tersebut.

Sejauh ini, tidak ada korban yang dilaporkan atas insiden ini.

Penutupan kilang ini diperkirakan akan memperburuk kekhawatiran pasokan minyak dunia, di tengah hampir seluruh aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz yang terhenti imbas perang.

Sementara itu, Selat Hormuz merupakan salah satu jalur utama perdagangan minyak dunia yang dilalui sekitar seperlima konsumsi minyak global

Sejak Iran dan AS saling serang, sejumlah kapal ikut digempur di sekitar wilayah Hormuz. Harga minyak mentah Brent pun ikut melonjak sekitar 10% pada Senin.

Aramco belum segera menanggapi permintaan komentar yang dikirim melalui surat elektronik.

Serangan drone tersebut menambah gelombang serangan Iran di kawasan, termasuk yang menyasar Abu Dhabi, Dubai, Doha, Manama, serta pelabuhan komersial Duqm di Oman.

Fasilitas energi Arab Saudi yang dijaga ketat sebelumnya juga pernah menjadi sasaran serangan, terutama pada September 2019 ketika serangan drone dan rudal yang belum pernah terjadi sebelumnya menghantam fasilitas Abqaiq dan Khurais.

Baca Juga:Penemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada TerbelahBareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar Modal

Serangan itu sempat melumpuhkan lebih dari setengah produksi minyak mentah Saudi dan mengguncang pasar global.

Ras Tanura juga pernah diserang oleh kelompok Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran pada 2021, yang oleh Riyadh disebut sebagai upaya gagal untuk menyerang keamanan energi global.

0 Komentar