Komando Pusat Amerika Serikat: Pertahanan Udara Kuwait Keliru Tembah Jatuh Pesawat Jet Tempur F-15 AS

Kolase gambar (X)
Kolase gambar (X)
0 Komentar

MILITER Amerika Serikat mengakui tiga jet F-15 mereka ‘jatuh’ di atas Kuwait. Pesawat-pesawat itu disebut jatuh karena ditembak militer Kuwait.

Komando Pusat AS (Centcom) mengatakan pertahanan udara Kuwait secara keliru menembak jatuh tiga jet tempur F15 AS yang terbang dalam operasi terkait Iran. Keenam awak pesawat berhasil keluar dengan selamat, telah pulih dengan selamat dan berada dalam kondisi stabil, katanya dalam sebuah pernyataan yang dapat Anda baca selengkapnya di sini.

“Selama pertempuran aktif – yang mencakup serangan dari pesawat Iran, rudal balistik, dan drone – jet tempur Angkatan Udara A.S. secara keliru ditembak jatuh oleh pertahanan udara Kuwait,” kata Centcom.

Baca Juga:Anwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan SeriusSurat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari Gaza

Centcom menambahkan bahwa keadaan seputar insiden tersebut masih dalam penyelidikan dan informasi tambahan akan dirilis jika sudah tersedia.

Peristiwa itu terjadi pada 1 Maret pukul 23.03 waktu AS di tengah pertempuran aktif yang melibatkan serangan dari pesawat Iran, rudal balistik, dan drone. Keenam awak pesawat yang berada di dalam jet tersebut berhasil keluar dari pesawat dan selamat dari insiden tersebut.

Data geolokasi menunjukkan insiden itu terjadi sekitar enam mil dari Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, tempat jet tersebut kemungkinan ditempatkan.

Dalam pernyataan yang diposting di X, Kementerian Pertahanan Kuwait mengatakan beberapa pesawat terlibat dalam kecelakaan itu.

“Pihak berwenang terkait segera memulai prosedur pencarian dan penyelamatan, di mana para kru dievakuasi dan dipindahkan ke rumah sakit untuk memeriksa status kesehatan mereka dan memberikan perawatan medis yang diperlukan, dan mencatat bahwa kondisi mereka stabil.”

Meskipun mereka yang terlibat dalam tabrakan tersebut selamat, setidaknya tiga anggota militer Amerika telah terbunuh di tengah serangan yang sedang berlangsung terhadap Iran, dan Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa jumlah tersebut bisa menjadi “sedikit lebih tinggi.”

0 Komentar