Kantor berita Iran melaporkan bahwa beberapa ledakan terdengar di ibu kota Iran, Teheran, dan laporan berita Iran menyebutkan bahwa ledakan lain terjadi di kota Qom, Isfahan, Kermanshah, dan Karaj.
Dia menambahkan bahwa ledakan baru terdengar di Isfahan.
Jaringan berita Amerika Serikat CNN mengutip dua sumber yang mengatakan bahwa militer AS berencana untuk melanjutkan serangan selama beberapa hari.
Radio militer Israel mengutip sumber militer yang mengatakan bahwa sebagian dari serangan pertama terhadap Iran menargetkan tokoh-tokoh penting dan dampaknya sedang diverifikasi.
Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah
Kantor berita Iran Mehr melaporkan bahwa layanan seluler terputus di beberapa wilayah di ibu kota Teheran.
Saluran 12 Israel mengutip sumber yang mengatakan bahwa puluhan target milik rezim di Iran telah menjadi sasaran.
Pemerintah Israel mengumumkan penutupan sekolah-sekolah di Israel dan melarang pertemuan publik serta mengimbau warga Israel untuk bekerja dari rumah.
Tentara Israel mengatakan bahwa sirene peringatan telah dibunyikan di seluruh Israel dalam beberapa menit terakhir.
Menteri Transportasi Israel mengumumkan bahwa warga Israel dilarang mengakses semua bandara sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Media Israel melaporkan bahwa wilayah udara Israel ditutup sepenuhnya, dan lembaga penyiaran resmi Israel melaporkan bahwa pesawat sipil asing yang sedang dalam perjalanan ke Israel kembali ke tempat asal karena serangan tersebut.
Saluran 13 Israel mengutip sumber keamanan yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa serangan itu adalah serangan bersama Israel-AS dan telah direncanakan selama beberapa bulan.
Baca Juga:Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar ModalPrabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti Kena
Iran, pun membalas serangan tersebut dengan mengirimkan drone-drone serbu serta rudal ke wilayah pendudukan Israel. Bahkan militer Iran, pun membalas serangan-serangan itu dengan mengirimkan drone-drone penyerbu ke pangkalan-pangkalan militer AS di negara-negara kawasan Timur Tengah (Timteng) lainnya. Serangan balasan Iran, menghantam pangkalan-pangkalan militer AS yang berada di Qatar, Kuwait, dan negara-negara Arab lainnya.
Otoritas militer Iran, dalam sebuah pemberitaan internasional memastikan untuk bertahan, dan membalas setiap serangan militer yang dilakukan sepihak oleh Zionis Israel, dan Amerika Serikat.
