Terungkap Peran Pegawai DJBC Diduga Jadi Pengelola Uang Gratifikasi dari Berbagai Perusahaan dan Importir

Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementeria
Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan sekaligus salah satu tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi mengenai importasi barang tiruan atau KW menutupi wajah saat berjalan ke mobil tahanan, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat 27/2/2026 (sumber: ANTARA/Rio Feisal)
0 Komentar

Mereka adalah Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024–Januari 2026, Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC Sisprian Subiaksono (SIS), serta Kepala Seksi Intelijen DJBC Orlando Hamonangan (ORL).

Selain itu, turut ditetapkan sebagai tersangka pemilik Blueray Cargo John Field (JF), Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo Andri (AND), dan Manajer Operasional Blueray Cargo Dedy Kurniawan (DK).

Terbaru, pada 26 Februari 2026, KPK mengumumkan Budiman Bayu Prasojo (BBP) sebagai tersangka baru setelah mendalami keterangan para saksi. Penetapan tersebut berkaitan dengan penggeledahan salah satu rumah aman di Ciputat, Tangerang Selatan, pada 13 Februari 2026. Dalam penggeledahan itu, penyidik turut menyita uang tunai sekitar Rp5 miliar yang disimpan dalam lima koper.

0 Komentar