Kerry Adrianto Anak Buron Riza Chalid Divonis 15 Tahun Penjara

Terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah Muhamad Kerry Adrianto Riza berjalan keluar ruangan us
Terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah Muhamad Kerry Adrianto Riza berjalan keluar ruangan usai mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026
0 Komentar

Tuntutan JPU terkait kerugian negara itu, menyangkut soal kerugian keuangan negara sebesar Rp2,9 triliun, dan kerugian perekonomian negara setotal Rp10,5 triliun. Namun dalam putusannya, majelis hakim menolak pembuktian jaksa, tentang kerugian perekonomian negara dalam kasus korupsi ini.

Sidang pembacaaan vonis dan hukuman terhadap Kerry ini, digelar sejak Kamis (26/2/2026), sampai waktu sahur pada Jumat (27/2/2026) dini hari. Karena sebelum memutuskan nasib hukum Kerry selaku benefit owner dari PT Orbit Terminal Merak (OTM), majelis hakim membacakan juga vonis dan hukuman terhadap para terdakwa lainnya dalam kasus yang sama.

Totalnya ada sembilan terdakwa yang menjalani sidang penentuan nasib hukum dalam kasus ini. Sebelum Kerry, majelis hakim juga menyatakan bersalah beberapa terdakwa lainnya yang berasal dari kalangan pemimpin subholding di Pertamina.

Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah

Di antaranya, terdakwa Riva Siahaan selaku Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Patra Niaga yang dijatuhi hukuman pidana penjara selama 9 tahun. Terdakwa Maya Kusmaya selaku Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga yang juga dipidana penjara selama 9 tahun.

Serta terdakwa Edward Corne selaku Vice President Trading Operation PT Pertamina Patra Niaga yang dihukum pidana penjara selama 10 tahun. Juga terdakwa Agus Purwono selaku Vice President Feedstock Management PT Kilang Pertamina International yang juga dijatuhi hukuman pidana penjara selama 10 tahun.

0 Komentar