Beijing: China Dukung Pemerintahan dan Rakyat Iran Jaga Kepentingan Bangsa dan Haknya yang Sah

Mao Ning
Mao Ning
0 Komentar

Menurut Washington Post, setengah lebih dari pesawat-pesawat yang baru dikerahkan tersebut telah mendarat di pangkalan udara Eropa, yang titiknya berada di luar jangkauan sebagian besar rudal Iran. Sebelumnya pada Senin (23/3/2026), menurut laporan The New York Times dengan mengutip sumber, Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan kemungkinan melancarkan serangan berskala besar terhadap Iran jika perundingan atau sebuah serangan terbatas tidak menimbulkan hasil yang diharapkan.

Dilaporkan Politico dilansir Jerusalem Post, Kamis, penasihat senior Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia menginginkan Israel menyerang Iran lebih dulu. Ia meyakini bahwa langkah itu akan menyediakan optik yang lebih baik dan bisa meraih dukungan dari rakyat agar AS membantu Israel.

“Ada pemikiran di dalam dan sekitar pemerintahan bahwa secara politik akan jauh lebih baik jika Israel menyerang dulu sendiri dan Iran menyerang balik kami, dan memberi kami alasan lebih untuk mengambil tindakan,” kata penasihat Trump itu.

Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah

Motivasi di balik ide Israel menyerang lebih dulu, kata sumber tadi, adalah agar “lebih banyak rakyat AS mendukung perang dengan Iran jika AS atau sekutunya diserang duluan.”

0 Komentar