“Kita akan berkoordinasi menerbitkan daftar pencarian orang dan red notice kepada Interpol untuk mencari keberadaan orang-orang yang kita jadikan tersangka. Sementara kita cari, sehingga kita bisa mengetahui lokasi di mana korban diculik,” ucap Ariasandy.
Ia menyampaikan penyidik sedang berusaha mengidentifikasi potongan tubuh yang ditemukan di Pantai Ketewel melalui metode pencocokan DNA. Salah satu sampel DNA yang akan diambil adalah milik orang tua dari Igor Komarov.
“Kita sedang dalam proses identifikasi ini potongan tubuh siapa dengan mencocokkan DNA. Salah satunya dengan mencocokkan DNA orang tua korban penculikan ini,” ucap Ariasandy.
Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah
Saat ini, polisi masih berkoordinasi dengan konsulat Ukraina untuk proses pengetesan DNA. Hasil dari tes tersebut akan dikirimkan ke Polda Bali untuk dicocokkan dengan DNA potongan tubuh yang ditemukan di Pantai Ketewel.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dari potongan tubuh di Pantai Ketewel, ditemukan tato berbentuk jam dengan angka Romawi pada lengan korban. Sementara itu, berdasarkan video yang beredar, Igor Komarov tampak memiliki tato di lengan dan dadanya.
“Yang jelas, sekarang kita identifikasi dulu potongan tubuh yang sudah ditemukan itu untuk mengetahui ini korbannya siapa. Tim kita di lapangan sementara masih bekerja untuk mencari tahu dari bukti rekaman CCTV di sepanjang jalan atau TKP dan orang-orang yang mungkin mengetahui kejadian,” jelasnya.
Untuk diketahui, Igor Komarov dilaporkan menghilang oleh temannya kepada Polsek Kuta Selatan pada Minggu (15/02/2026) malam. Berdasarkan jenis visa yang dimiliki, diketahui bahwa Igor sedang berlibur di Bali.
Awalnya, Igor mengendarai sepeda motor bersama dengan dua orang temannya di Jimbaran. Igor hendak melatih temannya tersebut untuk mengendarai sepeda motor di tanjakan. Namun, saat menuju ke tempat latihan, salah satu temannya menyadari bahwa Igor tidak ada di belakangnya.
“Ada salah satu kawannya yang merapat, lalu menyampaikan bahwa mereka diserang orang tidak dikenal. Setelah itu, mereka sama-sama ke TKP dan menemukan korban sudah tidak berada ditempat. Hanya ditemukan beberapa barangnya, termasuk ponsel dan tas,” ungkap Ariasandy.
