Jaksa Agung Israel Gali Baharav Miara Panggil Benjamin Netanyahu Terkait Kebocoran Dokumen Rahasia

Benjamin Netanyahu
Benjamin Netanyahu
0 Komentar

JAKSA Agung Israel Gali Baharav Miara memutuskan memanggil Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk memberikan kesaksian dalam penyelidikan dugaan kebocoran dokumen rahasia.

Media publik Israel, KAN melaporkan tanggal pemeriksaan belum ditetapkan.

Netanyahu akan dimintai keterangan mengenai bagaimana informasi rahasia dapat keluar dari kantornya. Kasus ini menyoroti dugaan upaya Kepala Stafnya, Tzachi Braverman, menghalangi penyelidikan atas kebocoran dokumen kepada surat kabar Jerman, Bild.

Jaksa Agung telah memberi wewenang kepada kepolisian untuk memanggil Netanyahu. Hingga kini, perintah pengadilan yang melarang publikasi detail tentang cara dokumen itu diperoleh masih berlaku.

Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah

Dilansir dari media TRT World, Kamis 26 Februari 2026, Braverman sebelumnya ditahan atas dugaan menghambat penyelidikan terkait transfer dokumen sensitif ke media asing. Ia dikenal sebagai figur sentral di kantor perdana menteri dan bertanggung jawab atas pengelolaan berkas-berkas penting.

Dalam penyelidikan yang sama, mantan juru bicara Netanyahu, Eli Feldstein, kembali dipanggil untuk memberikan kesaksian. Dalam wawancara pada 24 Desember, ia mengaku dipanggil ke pertemuan rahasia dan ditawari kesepakatan untuk mencegah penyelidikan keamanan terhadap Kantor Perdana Menteri.

Berkas penyidikan menyebut Feldstein pada 2024 diduga mencoba membocorkan dokumen rahasia ke Bild guna memengaruhi opini publik terhadap aksi protes saat negosiasi pertukaran tahanan Gaza. Ia disebut beralasan demonstrasi tersebut merugikan proses negosiasi dan justru menguatkan Hamas.

0 Komentar