TEKA-teki penemuan mayat wanita dengan kondisi tangan terikat dan mulut tersumpal di aliran Sungai Kedung Winong, Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Malang sedikit demi sedikit terkuak. Polisi telah menangkap terduga pelaku pembunuhan wanita itu. Selain itu, jenazah korban juga telah teridentifikasi.
Kasus ini sempat menggegerkan warga setempat. Terutama karena jenazah wanita yang ditemukan dalam keadaan tanpa busana mengambang di sungai itu tangannya terikat sedangkan mulutnya tersumpal. Penyelidikan dilakukan hingga terungkap terduga pelaku pembunuhan wanita ini.
Berikut ini sejumlah fakta terbaru terkait mayat wanita diduga korban pembunuhan ini.
Pelaku Berinisial YD Ditangkap di Rumah Kos
Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah
Tim gabungan melakukan pengejaran secara intensif terhadap terduga pelaku yang telah diketahui. Hasilnya, terduga pelaku berinisial YD berhasil diringkus di sebuah rumah kos di wilayah Kota Malang pada Sabtu (21/2) malam tanpa perlawanan.
“Terduga pelaku berhasil kami amankan pada Sabtu malam di tempat persembunyiannya di sebuah rumah kos di wilayah Kota Malang. Penangkapan ini hasil kerja keras tim gabungan yang melakukan pengejaran secara intensif sejak identitas korban terungkap,” terang Taat, Minggu (22/2/2026).
Melibatkan Tim Gabungan Bareskrim dan Polda Jatim
Pengungkapan kasus ini menjadi atensi serius kepolisian. Tim gabungan yang bergerak terdiri dari Satreskrim Polres Malang di bawah koordinasi AKP Hafiz Prasetia Akbar, Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin Kombes Teuku Arsya Khadafi, serta Subdit Jatanras Polda Jawa Timur di bawah komando AKBP Arbaridi Jumhur.
“Kasus ini menjadi atensi serius. Kami bekerja bersama tim gabungan Satresmob Bareskrim Polri dan Jatanras Polda Jatim untuk mengungkap pelaku dan memastikan proses hukum berjalan tuntas,” sebut Taat.
Polisi Dalami Motif dan Konstruksi Peristiwa
Hingga saat ini, YD masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Malang. Penyidik fokus mendalami motif di balik aksi keji tersebut serta mencari tahu kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.
“Proses pemeriksaan masih berjalan. Kami akan mengungkap secara terang benderang peran pelaku, motif, serta rangkaian peristiwa yang terjadi,” tegas Kapolres.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen menyelesaikan kasus ini secara transparan. “Kami masih melakukan pemeriksaan mendalam untuk melengkapi alat bukti dan mengungkap secara utuh konstruksi peristiwa yang terjadi,” pungkasnya.
