Dicarlo juga menyoroti korban jiwa dengan lebih dari 15.000 warga sipil tewas, ratusan ribu terluka, dan jutaan orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka.
“Seluruh generasi telah kehilangan tahun-tahun pendidikan karena sekolah-sekolah telah menjadi sasaran serangan,” ujar dia lagi.
