Asrya mengungkapkan, bahwa dengan pengungkapan kasus secara cepat ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat untuk melaksanakan aktivitas.
“Sehingga tentunya masyarakat tetap merasa terlindungi, terayomi, dan bisa merasa aman melaksanakan kegiatan sehari-hari,” pungkasnya.
Seperti diberitakan, remaja perempuan berinisial HMZ (17) asal Nganjuk yang jenazahnya ditemukan dalam keadaan tanpa busana dengan tangan terikat dan mulut tersumpal di Sungai Kedung Winong, Kecamatan Jabung, Malang diduga dibunuh pacarnya, YDF (22), warga Malang.
Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah
HMZ diketahui meninggal karena kekurangan oksigen akibat cekikan yang dilakukan YDF.
