AKTIVITAS penerbangan kargo Rusia ke Teheran dalam sepuluh hari terakhir memicu perhatian internasional. Kehadiran pesawat tersebut terjadi saat akan dimulainya diplomasi nuklir dan meningkatnya ketegangan militer di kawasan Timur Tengah.
Berdasarkan data pelacakan penerbangan terbuka dari Flightradar24, pesawat Il-76TD dengan nomor registrasi RA-76373 milik maskapai Gelix Airlines, terpantau mendarat di ibu kota Iran selama beberapa jam sebelum kemudian kembali ke Rusia. Pesawat tersebut melakukan perjalanan serupa pada 14, 15, dan 16 Februari, dengan penerbangan keempat yang terjadi tak lama setelahnya, seperti dikutip dari Palestine Chronicle, Rabu (25/2/2026).
Pesawat Il-76TD merupakan salah satu pesawat angkut strategis utama Rusia yang mampu membawa puluhan ton kargo jarak jauh. Gelix Airlines sendiri dikenal spesialis dalam operasi pengangkutan berat dan memiliki rekam jejak beroperasi di wilayah konflik yang sensitif.
Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah
Hingga berita ini diturunkan, baik Moskow maupun Teheran belum memberikan pernyataan resmi mengenai jenis kargo yang diangkut. Namun, data navigasi sipil menunjukkan bahwa pesawat tersebut tidak menyembunyikan rutenya dan tetap mengaktifkan sinyal transponder sepanjang perjalanan.
Sebelumnya, Koresponden Aljazeera dari Teheran, Nuruddin al-Daghir, melaporkan pengiriman senjata Rusia dan China telah tiba di Iran sejak peristiwa “Perang 12 Hari” pada bulan Juni lalu.
DIkutip dari Al-Daghir, Jumat (30/1/2026) menyebutkan pengiriman tersebut diangkut dengan pesawat militer besar, yang berisi berbagai perlengkapan militer, dalam rangka memperkuat kemampuan pertahanan dan serangan Iran.
Al-Daghir mengatakan, China— menurut informasi yang hampir pasti— memainkan peran penting dalam memperkuat kemampuan rudal Iran selama periode terakhir, sambil juga menunjuk pada peran Rusia yang sangat penting dalam memasok berbagai jenis proyektil ke Teheran.
Dalam konteks yang sama, koresponden Aljazeera dari Moskow, Zaur Shug, mengatakan pengiriman militer Rusia tiba di Iran hampir setiap pekan.
Beberapa media telah memberitakan selama beberapa bulan terakhir tentang pengiriman senjata dari Rusia ke Teheran, di tengah apa yang digambarkannya sebagai kemitraan strategis yang berkembang antara kedua negara, terutama setelah eskalasi terbaru.
Negosiasi Jenewa berlanjut
Intensitas penerbangan ini menjadi sorotan karena bertepatan dengan rencana pertemuan Iran dan Amerika Serikat (AS) di Jenewa untuk melanjutkan negosiasi nuklir. Upaya mediasi ini kembali digulirkan setelah sempat tertunda selama berbulan-bulan, dengan bantuan perantara dari Oman.
