MENTERI Agama, Nasaruddin Umar, mendatangi Direktorat Gratifikasi pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan gratifikasi atas penggunaan fasilitas jet pribadi dari pengusaha sekaligus politisi Oesman Sapta Odang (OSO).
“Kali ini, saya datang lagi untuk menyampaikan tentang terkait dengan kemarin, kepergian saya menjalankan tugas di Sulawesi Selatan, di Makassar untuk dengan menggunakan pesawat khusus itu,” kata Nasaruddin kepada wartawan di Gedung C1 KPK, Jakarta Selatan, Senin (23/2/2026).
Nasaruddin mengatakan dirinya menggunakan jet yang disediakan oleh OSO lantaran harus berangkat ke Makassar pada waktu lewat dari jam 11 malam. Padahal, pagi keesokan harinya, dia harus langsung menghadiri Sidang Isbat di Jakarta.
Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah
“Karena jam 11 malam, kan gak mungkin ada pesawat lagi ke sana dan besok paginya balik lagi karena ada persiapan Sidang Isbat,” ujar Nasaruddin.
Selain membahas soal penggunaan jet pribadi, Nasaruddin mengaku juga berkonsultasi tentang hal-hal lainnya dengan pihak KPK.
Dia berharap kehadirannya ini dapat menjadi contoh yang baik terhadap para bawahannya. Katanya, setiap penerimaan yang berpotensi syubhat, harus dilaporkan ke KPK.
“Jadi, kita jangan khawatir ya. Kalau memang itu ada konsekuensinya, juga harus siap bertanggung jawab,” tutur Nasaruddin.
Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, yang mendampingi Nasaruddin saat menemui awak media mengatakan bahwa ada tiga hal yang disampaikan oleh Nasaruddin kepada pihak Direktorat Gratifikasi.
Pertama, terkait dengan komitmen menteri dalam pemberantasan korupsi. Kemudian, terkait dengan contoh bagi ASN di Kemenag dan masyarakat.
Sebagai informasi, momen Nasaruddin diduga menerima fasilitas dari OSO adalah saat meresmikan Gedung Balai Sarkiah di Kabupaten Takalar, Minggu (15/2/2026).
Baca Juga:Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar ModalPrabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti Kena
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, mengatakan bahwa fasilitas jet pribadi tersebut diberikan oleh OSO untuk efektifitas waktu. Katanya, hal ini merupakan inisiatif dari OSO sebagai pihak yang mengundang Nasaruddin.
“Pak OSO secara khusus mengundang dan berharap Balai Sarkiah diresmikan Menag. Pak OSO yang berinisiatif siapkan jet pribadi untuk Menag agar bisa hadir di tengah agenda Menag yang padat,” kata Thobib dikutip dari laman kemenag.go.ig, Rabu.
