PELARIAN Nemesio Oseguera Cervantes, alias “El Mencho”, berakhir sudah. Pemimpin kartel narkoba paling ditakuti di Meksiko, Jalisco New Generation (CJNG), dikonfirmasi tewas dalam operasi keamanan yang dilancarkan militer Meksiko pada Minggu dini hari waktu setempat.
Kementerian Pertahanan Meksiko menyatakan operasi tersebut berlangsung di Kota Tapalpa, negara bagian Jalisco. Dalam baku tembak yang sengit, beberapa anggota CJNG dilaporkan tewas, sementara El Mencho mengalami luka parah. Ia mengembuskan napas terakhir saat dievakuasi melalui jalur udara menuju Mexico City.
Kronologi Operasi dan Perebutan Senjata
Operasi yang dilakukan saat fajar tersebut tidak hanya melumpuhkan sang gembong, tetapi juga menyita sejumlah aset militer milik kartel. Pihak berwenang berhasil mengamankan beberapa kendaraan lapis baja dan berbagai senjata berat, termasuk peluncur roket.
Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah
Namun, keberhasilan ini harus dibayar mahal. Tiga personel militer dilaporkan terluka dalam insiden tersebut dan kini sedang menjalani perawatan darurat di rumah sakit Mexico City.
Dampak dan Kerusuhan Pasca-Kejadian
Sesaat setelah kabar kematian El Mencho tersebar, gelombang kekerasan pecah di beberapa wilayah. Sepanjang hari Minggu, laporan mengenai pembakaran mobil dan kemunculan pria bersenjata di jalanan menghantui Jalisco dan wilayah sekitarnya.
Menanggapi situasi darurat ini, Gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro, melalui media sosial meminta warga untuk mematuhi peringatan “kode merah” dan tetap berada di dalam rumah demi keselamatan. Imbauan serupa juga dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat bagi warga negaranya yang berada di Jalisco, Tamaulipas, Michoacan, Guerrero, dan Nuevo Leon.
Kerja Sama Internasional
Kematian El Mencho tidak lepas dari bantuan intelijen Amerika Serikat. Kementerian Pertahanan Meksiko mengakui bahwa AS memasok informasi krusial yang membantu memetakan posisi sang buronan. Sebagai informasi, AS sebelumnya telah menawarkan hadiah sebesar US$15 juta (sekitar Rp235 miliar) bagi siapa pun yang bisa memberikan informasi terkait penangkapannya.
Mantan Duta Besar AS untuk Meksiko, Christopher Landau, menyambut baik kabar ini melalui unggahannya di media sosial:
“Kematian El Mencho adalah perkembangan besar bagi Meksiko, Amerika Serikat, Amerika Latin, dan dunia.”
