Kebijakan Impor Produk Pertanian dari Amerika Serikat Tak Akan Ganggu Stabilitas Pasar Domestik

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia dan Amerika Serikat (A
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia dan Amerika Serikat (AS) pada Kamis (19/2) telah menyepakati kerja sama Agreement on Reciprocal Trade (ART). Dalam perjanjian tersebut, AS menerapkan tarif impor nol persen terhadap 1.819 pos produk asal Indonesia dan menyetujui sebagian besar usulan Indonesia dalam dokumen kerja sama tersebut. (Foto Dok. Bakom RI)
0 Komentar

Sebagai mekanisme pengendalian, ART juga menyediakan forum Council on Trade and Investment yang akan membahas implementasi perjanjian secara periodik. Forum ini menjadi sarana untuk meninjau jika terjadi lonjakan impor signifikan yang dapat mengganggu stabilitas pasar dalam negeri maupun perdagangan kedua negara.

Dengan demikian, kebijakan impor beras, jagung, dan produk unggas dari AS bukan sekadar memenuhi kebutuhan domestik dan industri, tetapi juga disertai pengawasan dan mekanisme antisipasi agar industri dalam negeri tetap terlindungi dan pasokan pangan stabil.

0 Komentar