Hasil Autopsi: Luka Lebam hingga Bakar di Tubuh Bocah 12 Tahun di Sukabumi yang Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri

Kondisi NS saat masih hidup dan dibawa ke rumah sakit, tubuhnya penuh luka dan melepuh. (Instagram)
Kondisi NS saat masih hidup dan dibawa ke rumah sakit, tubuhnya penuh luka dan melepuh. (Instagram)
0 Komentar

“Jantung dan paru-paru kami periksa karena ada sedikit membengkak. Belum tahu apakah itu karena korban punya penyakit sebelumnya atau tidak,” tambahnya.

Tim forensik juga memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan tumpul pada tubuh korban.

“Untuk kekerasan tumpul tidak ada,” tegasnya.

Sementara itu, luka di area bibir bagian atas dan dekat hidung disebut sebagai luka lama, sehingga belum bisa dipastikan apakah berasal dari benturan benda tumpul atau sebab lain.

Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah

Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan seorang anak di bawah umur. “Ini memang jadi perhatian karena seorang anak (jadi korban) yang kita juga sangat sayangkan,” pungkas Carles.

Sebelumnya diberitakan, Satreskrim Polres Sukabumi tengah mendalami kasus kematian tragis seorang bocah laki-laki asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Korban meninggal dunia dengan kondisi tubuh dipenuhi luka lebam di beberapa bagian.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa tim medis tengah melakukan autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Pagi ini mau otopsi untuk dugaan terhadap narasi (KDRT) tersebut. Kami masih menunggu hasil otopsi,” jelas Hartono, Jumat (20/2/2026) pagi.

0 Komentar