“Kami melihat sendiri bahwa Danantara sangat diapresiasi sebagai mitra dagang daripada CEO-CEO tadi. Dan yang kedua tentunya Pak Presiden menekankan tata kelola perusahaan dan juga kepastian hukum, dan itu benar-benar digarisbawahi dan diapresiasi,” ujar Anindya.
Ia menambahkan, pendekatan Danantara melalui strategi derisking dan crowd-in sejalan dengan arahan Presiden untuk membangun ekonomi nasional secara gotong royong dan berkelanjutan.
Pertemuan tersebut menegaskan peran aktif Presiden Prabowo dalam diplomasi ekonomi Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra investasi yang stabil dan tepercaya di tengah persaingan global.
