Namun, operasi itu dilakukan dengan dukungan penuh dari Inggris. Pada saat itu, para menteri mengatakan operasi tersebut dibenarkan berdasarkan hukum internasional.
Berdasarkan perjanjian yang telah lama berlaku, AS harus terlebih dahulu meminta izin untuk menggunakan pangkalan militer Inggris sebelum melakukan operasi militer.
