PELITA Air buka suara terkait dugaan armada pesawatnya yang dilaporkan jatuh di kawasan perbukitan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Corporate Secretary PT Pelita Air Service Patria Rhamadonna menyampaikan saat ini proses investigasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sedang berlangsung.
Pihaknya memastikan penerbangan tersebut merupakan layanan kargo pengangkut bahan bakar yang diawaki oleh satu orang pilot, tanpa awak kabin maupun penumpang. Jenis pesawat yang digunakan yaitu Air Tractor AT-802 dengan registrasi PK-PAA.
“Pesawat tersebut merupakan armada khusus yang melayani misi pengantaran BBM Satu Harga ke wilayah perbatasan,” ungkap Patria dalam keterangan yang diterima, Kamis (19/2).
Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah
Pada saat pemantauan terakhir, katanya, pesawat baru saja menyelesaikan misi distribusi ke Long Bawan dan sedang dalam rute kembali menuju Bandara Juwata, Tarakan.
