Sementara di media sosial, telah beredar cuplikan video yang menunjukkan momen mencekam saat suara tembakan meletus. Dalam video tersebut, terlihat para pemain hoki remaja langsung tiarap dan mencari perlindungan di lantai es, sementara para penggemar serta orang tua berlarian menyelamatkan diri dari kursi penonton. Suasana di dalam arena seketika berubah dari sorak-sorai menjadi teriakan histeris.
Pemandangan memilukan juga terlihat di luar arena sesaat setelah kejadian. Para siswa pemain hoki yang masih mengenakan seragam lengkap tampak saling berpelukan dan menangis tersedu-sedu sebelum mereka dievakuasi menggunakan bus sekolah. Jalanan di sekitar arena langsung ditutup total oleh barikade polisi, sementara helikopter terus berpatroli di udara untuk mengamankan situasi.
Tragedi ini menjadi luka baru bagi warga Rhode Island. Pasalnya, hanya berselang dua bulan sebelumnya, wilayah ini juga diguncang penembakan massal di Universitas Brown yang menewaskan dua mahasiswa. Meski Walikota Pawtucket, Don Grebien, menegaskan bahwa kedua insiden ini tidak saling berkaitan, ia mengakui bahwa rentetan kekerasan bersenjata ini sangat memukul mental masyarakat, terutama anak-anak muda.
