Menlu Palestina Varsen: Perdamaian dengan Israel Tak Mungkin Terwujud Selama Pelanggaran Masih Berlangsung

Menteri Luar Negeri Palestina Varsen Aghabekian Shaheen
Menteri Luar Negeri Palestina Varsen Aghabekian Shaheen
0 Komentar

Menanggapi pertanyaan mengenai seruannya kepada Jerman dan Finlandia untuk mengikuti negara-negara Eropa lain dalam mengakui Palestina, Shaheen mengatakan kedua negara tersebut akan mempertimbangkannya pada waktu yang tepat.

Ia menambahkan bahwa visi pengakuan sudah ada, namun prosesnya bergantung pada pertimbangan masing-masing negara.

“Bagi saya, persoalannya sangat jelas. Jika Anda mendukung solusi dua negara, jika Anda percaya pada hukum internasional dan ingin mematuhinya, maka Anda perlu mengakui, karena tidak ada alasan apa pun untuk tidak mengakuinya,” ujarnya.

Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah

Terkait diplomasi kawasan, Shaheen menyebut Turkiye sebagai aktor penting dalam upaya rekonsiliasi dan bantuan kemanusiaan.

“Turkiye adalah pemain penting. Bantuan kemanusiaan dan bantuan pembangunan Turkiye di Palestina sangat penting, dan kami berharap Turkiye sebagai aktor kunci di kawasan dapat terus menjalankan peran tersebut menuju perdamaian,” katanya.

0 Komentar