Komisi I DPR Kawal Keikutsertaan Indonesia dalam KTT Board of Peace di Amerika Serikat

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluncurkan sebuah forum internasional baru bernama Board of Peace atau
Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluncurkan sebuah forum internasional baru bernama Board of Peace atau Dewan Perdamaian. (Foto: REUTERS/Jonathan Ernst)
0 Komentar

KOMISI I DPR RI akan mengawal hasil tindak lanjut dari keikutsertaan Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT Board of Peace di Amerika Serikat yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Hal itu untuk memastikan kepentingan nasional dan agenda perdamaian global benar-benar terwakili, termasuk isu Palestina.

Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono mengatakan fungsi pengawasan DPR akan dijalankan agar partisipasi Indonesia dalam forum perdana BoP tidak bersifat simbolik, melainkan memberi dampak strategis bagi posisi Indonesia di kancah internasional.

“Komisi I DPR RI akan menjalankan fungsi pengawasan sesuai tugas dan kewenangan yang dimiliki, agar keikutsertaan Indonesia dalam BoP benar-benar membawa manfaat strategis bagi kepentingan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pelopor perdamaian dunia,” kata Dave pada Selasa (17/2).

Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah

Dave menilai kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam KTT Board of Peace di Amerika Serikat menunjukkan komitmen Indonesia dalam mendukung arsitektur perdamaian global, khususnya dalam memastikan keterwakilan negara-negara berkembang.

“Sidang perdana BoP menjadi momentum strategis untuk memastikan bahwa suara negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, dapat terwakili secara adil dalam upaya menjaga stabilitas dan perdamaian dunia,” ujarnya.

Menurut Dave, Indonesia harus memanfaatkan forum tersebut untuk terus mengedepankan diplomasi, dialog, dan solusi damai dalam menghadapi berbagai konflik internasional. Ia menegaskan, Komisi I DPR juga mendorong agar isu keadilan global tetap menjadi bagian dari agenda Indonesia di BoP.

“Dalam kerangka itu, Indonesia akan terus menyuarakan pentingnya keadilan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk hak bangsa Palestina,” kata politikus Partai Golkar tersebut.

Dave juga menanggapi belum tergabungnya Palestina dalam Board of Peace. Menurutnya, proses menuju perdamaian bersifat dinamis dan memerlukan ruang dialog yang inklusif.

“Setiap forum perdamaian akan lebih bermakna apabila membuka ruang bagi semua pihak untuk berdialog secara konstruktif. Itu bagian dari proses yang masih berjalan,” ujar Dave.

Presiden Prabowo bertolak ke Washington DC, Amerika Serikat, untuk menghadiri KTT Board of Peace, dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (16/2). Selain itu, Prabowo diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump membahas penguatan hubungan bilateral dan kerja sama strategis di berbagai bidang termasuk tarif dagang.

0 Komentar