Tujuan utama latihan tersebut meliputi penilaian kesiapan operasional unit Angkatan Laut IRGC, pengujian rencana keamanan dan skenario respons militer terhadap potensi ancaman, serta evaluasi keunggulan geopolitik Iran di Teluk Persia dan Laut Oman.
Latihan ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikatsetelah pengerahan kapal induk dan pesawat pengebom AS ke kawasan Teluk Persia.
Pada Jumat, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa kapal induk kedua akan dikerahkan ke Timur Tengah. USS Abraham Lincoln dan sejumlah kapal perusak telah lebih dulu ditempatkan di kawasan tersebut.
Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah
Meski ketegangan meningkat, Teheran dan Washington dijadwalkan menggelar putaran berikutnya negosiasi nuklir di Jenewa pada Selasa dengan mediasi Oman.
Diplomasi nuklir tidak langsung sebelumnya dilanjutkan di Muscat awal bulan ini, hampir delapan bulan setelah pembicaraan dihentikan menyusul serangan Israel terhadap Iran yang memicu perang selama 12 hari.
