Barack Obama Kutuk Penyebaran Video Rasis yang Sempat Muncul di Akun Medsos Trump

Barack Obama (Win McNamee/Getty Images)
Barack Obama (Win McNamee/Getty Images)
0 Komentar

MANTAN Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengutuk penyebaran video bermuatan rasis yang sempat muncul di akun media sosial Donald Trump.

Obama menilai insiden tersebut merupakan refleksi yang sangat mengganggu dari iklim politik saat ini.

Dalam sesi wawancara di podcast Brian Tyler Cohen, Obama menanggapi klip animasi yang menampilkan wajah dirinya dan sang istri, Michelle Obama, yang disunting pada karakter kera. Video tersebut sempat diunggah di akun Truth Social milik Trump pada awal Februari sebelum akhirnya dihapus setelah memicu kecaman luas.

Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah

Tanpa menyebut nama Trump secara langsung, Obama menyatakan bahwa nilai-nilai seperti kesopanan dan keramahan masih dijunjung oleh warga Amerika, meski media sosial sering memperkuat konten kebencian. Ia juga mengkritik hilangnya standar kepantasan dalam wacana politik saat ini.

“Dulu ada rasa kepatutan kini hal itu telah hilang,” ujar Obama, seperti dikutip The New Daily, Senin, 16 Februari 2026. Ia menggambarkan maraknya konten negatif di media sosial sebagai sebuah pertunjukan badut.

Donald Trump menolak untuk meminta maaf atas unggahan tersebut dengan alasan tidak menonton video tersebut secara utuh sebelum dibagikan. Juru bicara Trump, Karoline Leavitt, membela tindakan tersebut dan menyebut klip itu hanyalah meme internet yang menggambarkan Trump sebagai raja hutan.

Pihak Gedung Putih kemudian mengeluarkan pernyataan susulan bahwa unggahan tersebut dilakukan secara tidak sengaja oleh seorang staf. Namun, Trump menegaskan tidak akan memecat atau memberikan sanksi kepada karyawan yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Selain isu politik, Obama juga menanggapi pertanyaan mengenai fenomena luar angkasa. Secara berseloroh, ia mengatakan keyakinannya bahwa makhluk luar angkasa atau alien itu nyata, meskipun ia sendiri belum pernah melihatnya secara langsung.

Obama membantah teori konspirasi yang menyebutkan adanya spesimen atau pesawat alien yang disimpan di fasilitas rahasia Area 51 di Nevada.

“Tidak ada fasilitas bawah tanah seperti itu, kecuali jika ada konspirasi besar yang menyembunyikannya dari Presiden Amerika Serikat,” jelas Obama.

0 Komentar