“Akibat kejadian tersebut, puluhan rumah warga tergenang. Di Dusun Krasak, genangan meliputi RW 07 RT 1, 2, 4, dan 5 serta RW 06 RT 1, 2, dan 3. Sementara di Dusun Bungkel, genangan terjadi di RW 05 RT 3, 4, dan 6. Ketinggian air di wilayah Krasak berkisar antara 20–40 cm,” ujarnya.
Selain permukiman, banjir juga merendam area persawahan. Di depan SPBU wilayah Dusun Mojo, ketinggian air mencapai sekitar satu meter sehingga belum dapat dilalui kendaraan.
Di Kecamatan Geyer, banjir terjadi di Desa Bangsri, tepatnya di Dusun Getas dan Dusun Geneng. Tiga rumah dilaporkan terendam dengan ketinggian air sekitar 25 cm. Di Kecamatan Toroh, banjir melanda Desa Tambirejo dan Desa Krangganharjo. Proses evakuasi dilakukan di Perumahan Janur Kuning, Desa Tambirejo.
Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah
Sementara itu di Kecamatan Pulokulon, banjir akibat luapan Sungai Peganjing merendam Dusun Legundi, Desa Karangharjo, dengan ketinggian air sekitar 50 cm. Sebanyak 30 warga dilaporkan melakukan evakuasi mandiri.
Hingga laporan ini disampaikan, kata dia, sebagian besar wilayah dilaporkan berangsur surut. Meski demikian warga diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memicu banjir kembali.
Sejumlah Kereta Api di Jalur Utara Jawa Tengah Terdampak Banjir
Perjalanan sejumlah KA di jalur utara Jawa Tengah turut terganggu akibat banjir yang merendam dua jembatan di antara Stasiun Gubug – Tegowanu – Brumbung di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan pola operasi sejumlah KA terpaksa diputar melalui jalur Brumbung – Gundih – Gambringan.
Ia menjelaskan jalur untuk sementara ditutup sejak pukul 04.35 WIB karena genangan air sudah menutup rel.
“Untuk memastikan keselamatan perjalanan, jalur tersebut ditutup sementara,” kata Luqman dirangkum Antara.
Dua jembatan yang tergenang banjir, lanjut dia, masing-masing Jembatan 46 di petak jalan antara Stasiun Tegowanu – Stasiun Brumbung dan Jembatan 59 di petak antara Stasiun Gubug – Stasiun Tegowanu.
Baca Juga:Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar ModalPrabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti Kena
Tiga kereta yang perjalanannya diputar antara lain KA Gumarang relasi Jakarta – Surabaya, KA Jayabaya relasi Jakarta – Malang, dan KA Harina relasi Bandung – Surabaya.
Ia menuturkan petugas masih terus memantau perkembangan kondisi jalur rel yang tergenang agar informasi terkini bisa terus disampaikan.
