BANJIR melanda 14 desa yang tersebar di delapan kecamatan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Curah hujan tinggi mengakibatkan air sungai meluap dan menggenangi pemukiman warga, Senin (16/2/2026).
Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan Wahyu Tri Darmawanto di Grobogan, banjir terjadi pada Senin, sekitar pukul 02.00 WIB.
Akibat banjir tersebut, kata dia, permukiman warga, jalan lingkungan, hingga akses jalan raya, tergenang air dengan ketinggian bervariasi antara 15 centimeter (cm) hingga satu meter.
Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah
“Di Kecamatan Kedungjati, banjir terjadi di Desa Klitikan dengan ketinggian air 20–30 cm. Di Desa Kedungjati, air setinggi sekitar 20 cm menggenangi Jalan Raya Kedungjati–Salatiga, tepatnya di sebelah BPR BKK Kedungjati,” ujar dia mengutip Antara.
Wahyu menambahkan di Desa Wates luapan Sungai Tuntang merendam permukiman warga setinggi 20–30 cm. Namun saat ini genangan banjir dilaporkan berangsur surut.
Di Kecamatan Tegowanu, banjir merendam Desa Tajemsari dan Desa Sukorejo dengan ketinggian air 20–30 cm dan saat ini mulai surut.
Kecamatan Gubug turut terdampak yakni Desa Penadaran yang meliputi Dusun Sasak, Dusun Tegalrejo, dan Dusun Bantengan.
“Ketinggian air di wilayah ini mencapai 30–50 cm dan berangsur surut,” imbuhnya.
Di Kecamatan Purwodadi, Kampung Jagalan Selatan, Kelurahan Purwodadi, terendam dengan ketinggian 15–20 cm. Sementara di Perumahan Permata Hijau, Kelurahan Kalongan, air mencapai sekitar satu meter dan proses evakuasi warga masih berlangsung.
“Banjir juga melanda Kecamatan Karangrayung. Di Desa Karangsono, air menggenangi permukiman warga. Sedangkan di Desa Mojoagung, empat dusun terdampak yakni Dusun Krasak, Dusun Mojo, Dusun Klampisan, dan wilayah sekitar aliran Sungai Jajar setelah sejumlah tanggul jebol dan meluap,” jelasnya.
Baca Juga:Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar ModalPrabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti Kena
Hujan lebat yang mengguyur Desa Mojoagung sejak pukul 19.30 WIB hingga 03.00 WIB menyebabkan tanggul Sungai Jajar jebol di beberapa titik.
Kepala Desa Mojoagung Siswanto menyebutkan tanggul jebol di Dusun Krasak sepanjang kurang lebih 15 meter. Di wilayah Klampisan terdapat dua titik tanggul jebol dengan panjang masing-masing sekitar 15 meter, sementara beberapa titik lainnya dilaporkan meluap akibat tingginya debit air.
