Mengungkap Motif Percobaan Pembunuhan Suami Legislator DPRD Jawa Tengah

Rumah anggota DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PPP Nur Fatwa di Desa Capgwen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamata
Rumah anggota DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PPP Nur Fatwa di Desa Capgwen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah ditembaki oleh orang tak dikenal (OTK), Sabtu (14/2) malam
0 Komentar

DUGAAN percobaan pembunuhan terhadap Amat Muzakhim (56), suami anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, perlahan terkuak. Aksi penembakan yang terjadi di Dukuh Cap Gawen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, berlangsung cepat dan terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

​Malam itu, Sabtu 14 Februari 2026, suasana di kawasan Cap Gawen yang biasanya riuh oleh deretan pertokoan dan wisata kolam renang, mendadak mencekam.

Dari rekaman CCTV, terlihat seorang pria misterius mengendarai sepeda motor Vario hitam dengan pelat nomor yang sengaja ditutup plastik. Tanpa gerak-gerik mencurigakan, ia meluncur tenang melewati samping restoran milik korban menuju area rumah yang berjarak sekitar 50 meter dari jalan raya.

Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah

Setibanya di teras rumah titik yang sering digunakan warga untuk lokasi Cash on Delivery (COD) paket pelaku mendapati Amat sedang menerima tamu. Dalam hitungan detik, pelaku memposisikan motornya, menoleh ke belakang, dan langsung mengarahkan moncong pistol ke arah korban.

Satu tembakan dilepaskan. Namun, timah panas itu justru melesat di atas kepala Amat Muzakhim. Peluru tersebut menghantam plafon sebelum akhirnya proyektilnya mendarat di bawah keran air dekat pintu samping. Usai melancarkan aksinya, pelaku langsung memacu motornya melarikan diri ke kegelapan malam.

Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C Yusuf, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah bergerak cepat melakukan penanganan awal di lokasi kejadian.

​”Benar kejadiannya berlangsung pada hari sabtu tanggal 14 Februari 2026 pukul 21.10 Wib di rumah korban,” ungkapnya.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan bukti-bukti krusial yang menunjukkan betapa dekatnya maut dengan korban:

  • Bekas Tembakan, ditemukan lubang di plafon rumah setinggi 257 cm.
  • ​Temuan Proyektil, sebuah proyektil timah berwarna silver sepanjang 1 cm ditemukan di area garasi, berjarak 23,2 meter dari titik pelaku menembak.
  • ​Saksi: Hingga saat ini, sudah ada tiga orang saksi yang dimintai keterangan secara intensif.

​Meski nyawanya nyaris melayang, Amat Muzakhim enggan berspekulasi. Ia mengaku tidak memiliki musuh pribadi.

Namun, sosoknya dikenal bukan sekadar suami legislator; ia adalah aktivis yang vokal. Belakangan, Amat diketahui tengah mendampingi kasus penculikan seorang penjual martabak yang saat ini tengah bergulir di Polda Jawa Tengah.

0 Komentar