Media Online Amerika Serikat: Trump-Netanyahu Sepakat Berikan Tekanan Maksimum Terhadap Iran

Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
0 Komentar

Perdana Penteri sekarang berusaha memastikan bahwa Trump tidak akan mundur dari garis merah yang telah disepakati sebelumnya di Mar-a-Lago, dan dalam pembicaraan utusan Steve Witkow dengan para pemimpin lembaga keamanan Israel.

Lingkaran Israel, menurut Yedioth Ahronoth, khawatir bahwa Trump tidak menganggap rudal balistik sebagai garis merah, sehingga Netanyahu bermaksud menyampaikan pesan bahwa ini adalah momen bersejarah untuk menghancurkan poros kejahatan dan memanfaatkan kelemahan Iran.

Surat kabar tersebut juga menyebutkan bahwa Netanyahu akan menyampaikan kepada Trump kesiapan Israel untuk mendukung setiap tindakan militer AS yang mungkin dilakukan.

Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah

Di sisi lain, surat kabar tersebut membahas kritik di dalam pemerintahan Israel— termasuk sikap Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir— yang menuduh tim Witkof dan Kushner bersikap lunak terhadap Iran, dan menganggap bahwa saat ini adalah waktu yang tepat bagi Netanyahu untuk membisikkan kepada Trump agar bersikap lebih keras.

Surat kabar tersebut juga tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa percepatan kunjungan tersebut merupakan bagian dari manuver atau jaminan palsu yang ditujukan kepada Teheran.

0 Komentar